LingVo.club
Level
Khaled Khella: Cerita Generasi dalam Film Pendek — Level B2 — a man and a woman sitting on a boat

Khaled Khella: Cerita Generasi dalam Film PendekCEFR B2

10 Jul 2025

Diadaptasi dari Fatma Al-Zahraa Badawy, Global Voices CC BY 3.0

Foto oleh Lisa Marie Theck, Unsplash

Level B2 – Menengah-atas
5 mnt
271 kata

Khaled Khella adalah pembuat film independen Mesir yang konsisten menampilkan pergulatan tersembunyi generasinya. Lahir di Helwan di selatan Kairo, ia bermula dengan video untuk media sosial dan kemudian mengeksplorasi tema-tema sulit lewat film pendek: hasrat, kekuasaan, martabat, dan perjuangan hidup di kota.

Pengakuan internasional datang lewat film tiga menit "Dunya wa Akhira", yang menampilkan pemuda terpecah antara mengejar pencuri dan menjawab panggilan azan. Film ini diputar di festival di Australia, Brasil, Italia, Belanda, dan Yunani, dan menjadi pengalaman pertama Khella bekerja di luar Mesir.

Pada 2017 Khella memproduksi "Egyptian Misery" dengan biaya sekitar 3,000 Egyptian pounds. Ia menelaah 30 pengakuan anonim yang dikirim ke halaman Facebook dengan nama yang sama, lalu memilih empat cerita untuk didramatisasi dan memprofilkan delapan orang muda. Adegan-adegan termasuk penjual roti yang mengulang kalimat suram, seorang pria yang berhubungan seksual dengan boneka beruang, dan pria yang ditipu oleh teman yang berpura-pura menjadi wanita Lebanon secara daring. Untuk menjaga reaksi alami, Khella memilih sebagian besar pemeran bukan profesional melalui audisi terbuka di Facebook.

Karya-karya lain seperti "The Landlord" menggambarkan pelecehan oleh orang yang berkuasa, dan Khella bekerja dengan aktris Hagar El Sarrag untuk membangun ketegangan tentang rasa aman dan martabat di rumah. Film lain termasuk "130 km to Heaven" (2015), yang diputar di Beirut International Film Festival, serta "Public Indecency" (2023), yang meraih hadiah kedua untuk skenario di sebuah lokakarya saat festival El Gouna pertama dan kemudian disiarkan di Viu. Tantangan praktis seperti izin adegan jalanan dan meyakinkan tim bekerja tanpa upah tetap ada, namun Khella melihat pembuatan film sebagai panggilan moral dan berencana terus mengangkat isu sosial serta mencari audiens yang lebih luas.

Kata-kata sulit

  • pergulatanPertentangan batin atau perjuangan emosional seseorang
  • mengeksplorasiMencari dan mengembangkan ide atau tema lebih jauh
  • dramatisasiMengubah cerita nyata menjadi adegan teater atau film
    didramatisasi
  • anonimIdentitas tidak diketahui atau tidak disebutkan
  • pemeranOrang yang memerankan karakter dalam sebuah film
  • pelecehanPerlakuan kasar atau merendahkan terhadap orang lain
  • martabatHarga diri dan penghormatan yang dimiliki seseorang

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Menurut teks, apa saja tantangan praktis yang dihadapi Khella saat membuat film independen, dan bagaimana tantangan itu memengaruhi produksinya?
  • Khella memilih pemeran bukan profesional untuk menjaga reaksi alami. Apa keuntungan dan risiko pendekatan ini dalam pembuatan film menurutmu?
  • Film pendek seperti "Dunya wa Akhira" menampilkan konflik sosial singkat. Bagaimana menurutmu format pendek bisa membantu atau membatasi penyampaian pesan sosial?

Artikel terkait

Cerita Hujan dari Desa ke COP30 — Level B2
24 Des 2025

Cerita Hujan dari Desa ke COP30

Emily Wanja Nderitu membawa cerita hujan dari desa-desa Afrika ke konferensi iklim COP30 di Belem. Ia bekerja dengan pencerita dan ilmuwan lewat dua inisiatif untuk membuat cerita lokal berdampak pada kebijakan global.