Khaled Khella: Cerita Generasi dalam Film PendekCEFR A1
10 Jul 2025
Diadaptasi dari Fatma Al-Zahraa Badawy, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Lisa Marie Theck, Unsplash
- Khaled Khella adalah pembuat film independen terkenal dari Mesir.
- Ia lahir di Helwan, bagian selatan kota besar Kairo.
- Ia mulai membuat video untuk media sosial lalu film pendek.
- Film-filmnya membahas hasrat, kekuasaan, dan perjuangan hidup kota.
- Satu film singkatnya diputar di festival luar negeri.
- Ia memilih banyak pemeran bukan profesional melalui audisi Facebook.
- Film "Egyptian Misery" menampilkan cerita dramatis dari orang muda.
- Khella mengatakan penderitaan kadang tidak dianggap sebagai masalah.
Kata-kata sulit
- independen — tidak tergantung pada pihak lain
- hasrat — perasaan ingin atau keinginan kuat
- kekuasaan — kemampuan mengendalikan orang atau hal
- perjuangan — usaha keras untuk mencapai sesuatu
- pemeran — orang yang berperan dalam film atau teater
- penderitaan — rasa sakit atau kesedihan yang berat
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu suka menonton film pendek?
- Pernahkah kamu ikut audisi atau tampil di depan kamera?
- Apakah kamu pernah menonton film dari Mesir?
Artikel terkait
Perjalanan Sofa9a: migrasi dari Venezuela ke Kolombia
Sofa9a (nama samaran) menceritakan migrasinya dari Venezuela ke Saravena, Arauca pada 13 Januari 2021. Cerita ini menjelaskan kesulitan kesehatan, pekerjaan, izin perlindungan, diskriminasi, dan dukungan yang mereka alami hingga kembali ke Venezuela awal 2023.
Remaja di Hong Kong Menggunakan Chatbot sebagai Teman Emosional
Laporan 12 Oktober 2025 menunjukkan remaja di Hong Kong memakai chatbot seperti Xingye dan Character.AI untuk dukungan emosional. Para ahli peringatkan risiko, dan beberapa pengembang mencoba membuat alat yang lebih aman.
Unjuk Rasa Pelajar di Nepal Memicu Bentrokan Fatal
Pada awal September 2025 unjuk rasa pelajar di Kathmandu berkembang menjadi bentrokan setelah polisi menembak ke kerumunan; setidaknya 19 orang tewas. Pemerintah menunjuk Sushila Karki sebagai perdana menteri sementara dan menjanjikan penyelidikan serta pemilihan baru.