Tomorrow Club PEN International awalnya didirikan untuk menghubungkan penulis muda dengan mentor dan anggota komunitas kesusastraan. Proyek ini memberi platform agar kaum muda dapat berbagi kisah pribadi dan politik melintasi batas negara.
Dalam edisi Asia, klub menampilkan 30 suara muda di bawah 35 tahun dari 20 negara. Anggota dewan PEN mengatakan suara muda sering kurang didengar, dan seorang editor regional menyoroti bahwa sensor di banyak bagian Asia membatasi apa yang bisa dikatakan dan dibaca. Beberapa tulisan menceritakan penahanan, pengungsi, dan pelarian setelah kudeta 2021. Klub juga meminta dukungan dan merencanakan program pendampingan, antologi, film dokumenter, dan kegiatan sekolah.
Kata-kata sulit
- mentor — seseorang yang memberi nasihat dan bimbingan
- komunitas — kelompok orang dengan minat yang sama
- platform — tempat atau sarana untuk berbagi informasi
- sensor — pemeriksaan dan pembatasan isi media
- pengungsi — orang yang meninggalkan negaranya karena bahaya
- pendampingan — dukungan dan bimbingan selama proses tertentu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu setuju suara muda sering kurang didengar? Jelaskan satu alasan singkat.
- Kegiatan mana dari klub (mis. pendampingan, antologi, film dokumenter, kegiatan sekolah) yang paling menarik bagimu? Mengapa?
- Pernahkah kamu membaca cerita tentang pengungsi atau pelarian? Ceritakan satu kalimat tentang itu.
Artikel terkait
Unjuk Rasa Pelajar di Nepal Memicu Bentrokan Fatal
Pada awal September 2025 unjuk rasa pelajar di Kathmandu berkembang menjadi bentrokan setelah polisi menembak ke kerumunan; setidaknya 19 orang tewas. Pemerintah menunjuk Sushila Karki sebagai perdana menteri sementara dan menjanjikan penyelidikan serta pemilihan baru.
Serial 'El Eternauta' dan Ingatan Penghilangan Paksa di Argentina
Adaptasi televisi dari komik Argentina menghidupkan kembali perhatian pada kasus Héctor Germán Oesterheld dan keluarganya yang hilang saat kediktatoran. Serial itu juga mendorong lonjakan permintaan bantuan ke kelompok pencari identitas pada 2025.