Tomorrow Club PEN International awalnya didirikan untuk menghubungkan penulis muda dengan mentor dan anggota komunitas kesusastraan. Proyek ini memberi platform agar kaum muda dapat berbagi kisah pribadi dan politik melintasi batas negara.
Dalam edisi Asia, klub menampilkan 30 suara muda di bawah 35 tahun dari 20 negara. Anggota dewan PEN mengatakan suara muda sering kurang didengar, dan seorang editor regional menyoroti bahwa sensor di banyak bagian Asia membatasi apa yang bisa dikatakan dan dibaca. Beberapa tulisan menceritakan penahanan, pengungsi, dan pelarian setelah kudeta 2021. Klub juga meminta dukungan dan merencanakan program pendampingan, antologi, film dokumenter, dan kegiatan sekolah.
Kata-kata sulit
- mentor — seseorang yang memberi nasihat dan bimbingan
- komunitas — kelompok orang dengan minat yang sama
- platform — tempat atau sarana untuk berbagi informasi
- sensor — pemeriksaan dan pembatasan isi media
- pengungsi — orang yang meninggalkan negaranya karena bahaya
- pendampingan — dukungan dan bimbingan selama proses tertentu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu setuju suara muda sering kurang didengar? Jelaskan satu alasan singkat.
- Kegiatan mana dari klub (mis. pendampingan, antologi, film dokumenter, kegiatan sekolah) yang paling menarik bagimu? Mengapa?
- Pernahkah kamu membaca cerita tentang pengungsi atau pelarian? Ceritakan satu kalimat tentang itu.
Artikel terkait
AI melawan pemasaran tembakau yang menargetkan anak muda
Di konferensi tentang pengendalian tembakau para ahli mengatakan AI bisa membantu menghentikan perusahaan tembakau yang menargetkan anak muda secara daring. Media sosial dan produk baru dianggap menarik generasi muda, dan negara miskin menanggung beban terbesar.
Pakistan: Usia Nikah 18 dan Tantangan Perkawinan Anak di Punjab
Parlemen Pakistan mengesahkan undang-undang pada Mei 2025 yang menetapkan usia nikah 18 tahun dan memberi denda serta hukuman. Namun perkawinan anak masih umum di Selatan Punjab, seperti kasus Zunaira yang berumur 14 tahun.
Aktivis Kongo Melawan "Kutukan Sumber Daya" Secara Damai
François Kaserake Kamate, aktivis dari timur Republik Demokratik Kongo, menentang eksploitasi mineral yang memicu kekerasan. Ia menyerukan solidaritas, ruang bagi aktivis muda, dan strategi non-kekerasan untuk melindungi komunitas lokal.