Tomorrow Club PEN International awalnya didirikan untuk menghubungkan penulis muda dengan mentor dan anggota komunitas kesusastraan. Proyek ini memberi platform agar kaum muda dapat berbagi kisah pribadi dan politik melintasi batas negara.
Dalam edisi Asia, klub menampilkan 30 suara muda di bawah 35 tahun dari 20 negara. Anggota dewan PEN mengatakan suara muda sering kurang didengar, dan seorang editor regional menyoroti bahwa sensor di banyak bagian Asia membatasi apa yang bisa dikatakan dan dibaca. Beberapa tulisan menceritakan penahanan, pengungsi, dan pelarian setelah kudeta 2021. Klub juga meminta dukungan dan merencanakan program pendampingan, antologi, film dokumenter, dan kegiatan sekolah.
Kata-kata sulit
- mentor — seseorang yang memberi nasihat dan bimbingan
- komunitas — kelompok orang dengan minat yang sama
- platform — tempat atau sarana untuk berbagi informasi
- sensor — pemeriksaan dan pembatasan isi media
- pengungsi — orang yang meninggalkan negaranya karena bahaya
- pendampingan — dukungan dan bimbingan selama proses tertentu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu setuju suara muda sering kurang didengar? Jelaskan satu alasan singkat.
- Kegiatan mana dari klub (mis. pendampingan, antologi, film dokumenter, kegiatan sekolah) yang paling menarik bagimu? Mengapa?
- Pernahkah kamu membaca cerita tentang pengungsi atau pelarian? Ceritakan satu kalimat tentang itu.
Artikel terkait
Pengalaman Positif Paling Berarti bagi Remaja dan Dewasa Muda
Studi Universitas Zurich menemukan pengalaman sehari-hari yang positif paling bermakna bagi remaja dan orang dewasa muda. Peneliti menganalisis jawaban terbuka peserta dan merekomendasikan perhatian pada hubungan stabil dan pengalaman positif.
Orang Romani di pinggiran São Paulo berjuang untuk pengakuan
Orang Romani di pinggiran Greater São Paulo menghadapi prasangka, banjir, dan kesulitan akses layanan publik. Tanpa pengakuan resmi dan data sensus, aktivis mengatakan kebijakan sulit dirancang dan pendidikan perlu diperbaiki.