Setelah pemilihan presiden mendadak pada Juni 2025, sebuah survei besar mengumpulkan jawaban dari lebih dari 2.000 pemilih. Survei itu dibuat oleh Hankook Research dan Sisa In dengan masukan akademis dan memakai hingga 239 pertanyaan.
Hasil survei menunjukkan pria usia 18–29 lebih konservatif mengenai feminisme, kebijakan redistribusi, dan sikap terhadap migran dan pengungsi. Hasil pemilu pada Juni juga mencerminkan pandangan itu: sekitar sepertiga pria muda memilih tokoh dari partai reformasi, dan kandidat konservatif mendapat dukungan serupa.
Kata-kata sulit
- mendadak — terjadi tiba-tiba tanpa persiapan atau peringatan
- masukan — pendapat atau saran dari orang lain
- konservatif — mempertahankan nilai tradisional dan berhati-hati
- redistribusi — pembagian ulang sumber daya atau kekayaan
- migran — orang yang pindah ke negara atau tempat lain
- pengungsi — orang yang meninggalkan negara karena bahaya
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurutmu penting mengetahui pandangan pemilih muda?
- Apakah kamu pernah mengikuti survei besar seperti ini? Ceritakan singkat.
- Bagaimana menurutmu banyaknya pertanyaan (misalnya 239) mempengaruhi jawaban orang?
Artikel terkait
Kasus Pelanggaran Lingkungan di Republik Dominika hingga September 2025
Hingga September 2025 ada 118 perkara pelanggaran Undang-Undang 64-00 di Republik Dominika. Banyak lembaga negara, termasuk SENPA dan Direktorat Inspeksi, bekerja sama untuk menyelidiki, menyita barang, dan menindak pelanggaran.
Farzana Sithi dan Perjuangan Perempuan setelah Juli–Agustus 2024
Farzana Sithi, aktivis dari Jessore, menjadi suara terkenal untuk hak perempuan setelah pemberontakan Juli–Agustus 2024. Ia melaporkan kekerasan, pelecehan daring, dan kegagalan pemerintah dalam menangani korban dan kuota perempuan.
Ketidaksetaraan dan cara menghentikan pandemi
Matthew M. Kavanagh mengatakan ketidaksetaraan membuat masyarakat lebih rentan dan memperdalam pandemi. Ia mengusulkan perubahan pada pembiayaan, teknologi, dan kebijakan sosial, termasuk penghentian sementara utang dan pabrik regional untuk produksi vaksin.
Karnataka Mengajukan RUU Devadasi 2025 dengan Pendekatan Berbasis Hak
Rancangan Undang-Undang Karnataka Devadasi (2025) menggeser fokus dari pelarangan ke model berbasis hak. RUU ini menekankan identitas hukum, dukungan ekonomi, pendidikan, dan konsultasi luas dengan lebih dari 15.000 Devadasi dan aktivis.