LingVo.club
Level
Connie Nshemereirwe: Sains, Pendidikan, dan Kolaborasi di Afrika — Level B2 — People are taking a photo under an umbrella.

Connie Nshemereirwe: Sains, Pendidikan, dan Kolaborasi di AfrikaCEFR B2

9 Feb 2022

Diadaptasi dari Halima Athumani, SciDev CC BY 2.0

Foto oleh Mugabi Owen, Unsplash

Level B2 – Menengah-atas
5 mnt
265 kata

Connie Nshemereirwe adalah spesialis pengukuran pendidikan dan mantan insinyur yang pernah menjabat sebagai co-chair serta anggota komite eksekutif Global Young Academy antara 2016 dan 2021. Sebagai pelatih, penulis, dan pembicara, ia bekerja mengaitkan ilmu pengetahuan dengan kebijakan, dan juga tampil di podcast Africa Science Focus.

Ia menegaskan bahwa agenda penelitian di Afrika seharusnya tumbuh dari akar rumput dan proyek baru perlu fokus membangun jembatan yang lebih kuat antarilmuwan di global Selatan. Menurutnya, banyak pertanyaan penelitian di kawasan ini ditetapkan dari luar, sehingga hasilnya sering kurang responsif terhadap kebutuhan lokal. Ia berharap pekerjaan ilmiah lebih dipandu oleh suara Afrika dan mampu menghasilkan solusi yang sesuai.

Nshemereirwe juga memperhatikan perubahan dalam komunikasi sains: sebelumnya banyak ilmuwan merasa bukan tugas mereka menjelaskan karya, namun kini ada penghargaan yang lebih besar terhadap penyederhanaan temuan agar publik mengerti. Mengenai pendidikan, ia mengomentari pembukaan kembali sekolah di Uganda setelah hampir dua tahun ditutup karena pandemi. Ia mengatakan penutupan itu memperburuk situasi yang sudah kompleks—anak-anak kehilangan pembelajaran dan beberapa tidak kembali karena mulai bekerja, sehingga kemungkinan masa depan menjadi lebih sempit meskipun kualifikasi formal tidak selalu menjamin pekerjaan.

Ia menjadi direktur Africa Science Leadership Program setelah pernah menjadi fellow pada 2015. Program ini mempertemukan ilmuwan dari banyak disiplin di seluruh Afrika, antara lain:

  • toksikolog
  • matematikawan
  • pengacara
  • musisi
  • pendidik

Peserta melihat pola tantangan seperti pendanaan yang sering datang dari global North, sehingga kolaborasi acapkali mengikuti hubungan pendanaan itu daripada memperkuat ikatan antarilmuwan global Selatan. Program kemudian mengarahkan pendekatannya agar lebih berpusat pada Afrika. Wawancara disunting untuk kejelasan dan singkatnya, dan tulisan ini diproduksi oleh meja SciDev.Net untuk Sub-Saharan Africa.

Kata-kata sulit

  • pengukuranproses atau cara mengukur sesuatu
    pengukuran pendidikan
  • mengaitkanmenghubungkan dua hal atau ide bersama
  • akar rumputtingkat paling dasar dalam komunitas atau masyarakat
  • global selatankawasan negara berkembang di belahan dunia
  • responsifcepat menanggapi kebutuhan atau situasi
  • penyederhanaanmembuat sesuatu lebih mudah dimengerti
  • pendanaanpemberian uang untuk mendukung suatu kegiatan
  • kualifikasipersyaratan atau sertifikat untuk pekerjaan atau studi
    kualifikasi formal

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Bagaimana menurut Anda program yang berpusat pada Afrika dapat mengubah cara ilmuwan berkolaborasi?
  • Apa keuntungan dan tantangan jika penelitian di Afrika tumbuh dari akar rumput?
  • Bagaimana penyederhanaan komunikasi sains bisa memengaruhi hubungan antara ilmuwan dan publik?

Artikel terkait

Connie Nshemereirwe: Sains, Pendidikan, dan Kolaborasi di Afrika — Bahasa Indonesia Level B2 | LingVo.club