Tenis Meja di Safashahr Menanam Pohon untuk LingkunganCEFR B2
1 Jan 2026
Diadaptasi dari Guest Contributor, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Igor Rodrigues, Unsplash
Safashahr, kota kecil di pegunungan utara provinsi Fars, menghadapi krisis air dan penurunan kualitas ruang publik serta lahan pedesaan. Dua tahun lalu, ketua asosiasi tenis meja Kabupaten Khorrambid memulai program untuk membangun fasilitas olahraga dasar dan mengembangkan cabang ini secara profesional. Bersamaan dengan itu, asosiasi memilih fokus ganda: melatih atlet dan mendorong tindakan lingkungan oleh pemain dan keluarga.
Sebagai bagian dari inisiatif ini, asosiasi mengadakan beberapa kegiatan sukarela yang menghubungkan tenis meja dan kerja lingkungan lokal. Kegiatan itu termasuk kampanye ruang latihan bebas plastik dan pembuatan tempat minum kecil bagi satwa liar. Baru-baru ini, bekerja sama dengan Dinas Sumber Daya Alam setempat, lebih dari 200 warga—banyak di antaranya pemain muda dan keluarga—berpartisipasi di Nobekuh dekat Dehbid untuk menanam 400 pohon tahan kekeringan, khususnya almond liar dan arjan.
Suasana penanaman penuh kegembiraan. Banyak anak menanam pohon untuk pertama kalinya dan keluarga menyatakan rasa tanggung jawab baru terhadap bukit dan hutan sekitar. Beberapa peserta mengusulkan pembentukan hutan komunitas kecil. Asosiasi berencana melanjutkan kegiatan ini dan dalam beberapa minggu akan menandatangani nota kesepahaman dengan dinas lingkungan setempat, sebuah langkah yang menurut penyelenggara menunjukkan bahwa organisasi olahraga kecil di daerah terpencil pun dapat membantu melindungi alam dan memperkuat komunitas.