📖+10 XP
🎧+10 XP
✅+15 XP
Militarisasi di Selatan Trinidad Mengganggu NelayanCEFR A1
31 Okt 2025
Diadaptasi dari Kwasi Cudjoe, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Jaime Creixems, Unsplash
Level A1 – PemulaCEFR A1
2 mnt
73 kata
- Icacos dan Cedros ada di ujung selatan Trinidad, dekat laut.
- Desa-desa itu bertemu langsung dengan perairan menuju Venezuela.
- Ketegangan antara AS dan Venezuela membuat situasi tegang.
- Militer dan patroli AS serta Venezuela hadir di perairan.
- Nelayan lokal takut pergi jauh karena takut operasi militer.
- Banyak nelayan menghindari daerah tangkapan tradisional mereka.
- Hasil tangkapan menyusut dan pendapatan keluarga jadi turun.
- Tekanan keamanan juga memengaruhi layanan, sekolah, dan kesehatan.
- Pemerintah ingin menghindari keterlibatan langsung.
Kata-kata sulit
- desa — Tempat tinggal yang kecil dan sederhana.
- warga — Orang yang tinggal di suatu tempat.Warga Icacos
- kapal — Alat transportasi yang digunakan di air.kapal perang
- wilayah — Area atau daerah tertentu.
- militer — Organisasi bersenjata negara.Kegiatan militer
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa pendapatmu tentang kegiatan militer di dekat desa?
- Bagaimana situasi ini mempengaruhi kehidupan sehari-hari warga?
- Apa yang bisa dilakukan nelayan untuk merasa lebih aman?
Artikel terkait
2 Des 2024
21 Sep 2025
17 Agu 2025
7 Mar 2026
Warga Mile Four Bamenda Beralih ke Tenaga Surya karena Pemadaman Listrik
Pemadaman listrik panjang dan tidak menentu di Mile Four, Bamenda mendorong warga mencari solusi lokal. Mereka mengumpulkan dana untuk trafo komunitas dan banyak memasang sistem surya terdesentralisasi untuk kebutuhan rumah tangga dan layanan publik.
16 Apr 2026
Penelitian: Aturan AI Uni Eropa Tidak Mengatur Teknologi yang Keluar
Penelitian 7amleh menemukan bahwa aturan Uni Eropa tentang kecerdasan buatan tidak mengendalikan aliran teknologi dan dana ke pemerintahan serta militer di Asia Barat dan Afrika Utara, dengan sedikit akuntabilitas atas dampak hak asasi manusia.