Penelitian 7amleh menunjukkan bahwa aturan Uni Eropa tentang kecerdasan buatan gagal mengatur aliran teknologi dan dana setelah teknologi itu meninggalkan wilayah Eropa. Organisasi itu menemukan kekosongan akuntabilitas ketika produk dan pembiayaan Eropa sampai ke pemerintahan serta militer di Asia Barat dan Afrika Utara (WANA).
Laporan menggambarkan tiga saluran terstruktur. Pertama, kontrol migrasi: sekitar 10 persen dari kerangka keuangan utama dialokasikan untuk tata kelola migrasi dan pada 20232024 Uni Eropa menandatangani perjanjian dengan Mesir, Maroko, Tunisia, dan Lebanon yang mengaitkan bantuan dengan kerja sama menahan migrasi tidak teratur; perjanjian ini diikuti transfer sistem identifikasi biometrik, alat skrining pelancong, gerbang perbatasan pintar, dan infrastruktur pengawasan maritim. Kedua, pendanaan riset dan inovasi: Horizon Europe dan dana Eropa lain mendanai perusahaan dan proyek yang kemudian berhubungan dengan aplikasi militer; laporan mencatat dukungan melalui European Defence Fund dan European Investment Fund serta keterkaitan pendanaan dengan perusahaan yang produknya digunakan terhadap jurnalis dan aktivis. Ketiga, ekspor langsung: perusahaan Eropa menjual sistem pengenalan wajah, alat biometrik, komponen drone, dan teknologi kota pintar tanpa due diligence hak asasi manusia yang mengikat.
Di Gaza laporan menyatakan sistem penargetan AI berisiko tinggi dikerahkan dalam kondisi yang melanggar prinsip inti hukum humaniter internasional; Approximately 67,000 deaths telah dilaporkan secara resmi dan mayoritas adalah warga sipil. Studi di The Lancet menemukan harapan hidup di Gaza terpangkas setengah dalam tahun pertama perang, dan International Court of Justice menemukan bahwa perilaku Israel melibatkan tindakan genosida yang masuk akal. Laporan juga mencatat bahwa pada 2020 Frontex menganugerahi 100 million euros dalam kontrak kepada IAI dan Elbit Systems, serta bahwa Eropa menyumbang 45 persen dari ekspor senjata Israel pada 2024, meningkat hampir 20 persen dibanding 2023. Komisi Eropa mengakui pada September 2025 bahwa pihaknya menyimpulkan Israel melanggar hak asasi manusia dan hukum humaniter; proposal untuk sebagian menangguhkan entitas Israel dari Horizon Europe diajukan pada Juli 2025 namun belum disetujui oleh Dewan.
7amleh menyerukan perluasan AI Act untuk mencakup ekspor, due diligence hak asasi manusia yang mengikat untuk semua ekspor teknologi AI dan teknologi berfungsi ganda, penilaian dampak hak asasi manusia publik dan independen untuk perjanjian migrasi sebelum penandatanganan, serta peninjauan ulang partisipasi Israel dalam Horizon Europe. Laporan memperingatkan bahwa visibilitas atas aliran pendanaan dan keputusan pengadaan harus ditingkatkan untuk memastikan akuntabilitas dan melindungi komunitas yang hidup di bawah infrastruktur yang dibantu Eropa. Nadim Nashif adalah direktur eksekutif 7amleh.
Kata-kata sulit
- akuntabilitas — tanggung jawab untuk menjelaskan dan mempertanggungjawabkan tindakan
- aliran — pergerakan barang, teknologi, atau dana antarwilayah
- kecerdasan buatan — sistem komputer yang meniru kemampuan berpikir manusia
- pengawasan — pengamatan dan pemantauan untuk tujuan kontrol keamanan
- ekspor — pengiriman barang atau teknologi ke negara lain
- pengenalan wajah — teknologi mengenali identitas dari wajah seseorang
- penilaian dampak — analisis pengaruh suatu kebijakan terhadap hak asasi manusia
- pendanaan — penyediaan uang atau sumber daya untuk proyek
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana perluasan AI Act untuk mencakup ekspor dapat mempengaruhi komunitas yang hidup di bawah infrastruktur berteknologi? Jelaskan dengan alasan.
- Apa risiko yang muncul ketika perusahaan menjual teknologi pengenalan dan komponen militer tanpa pemeriksaan hak asasi manusia? Berikan contoh dari teks.
- Langkah apa yang menurut Anda paling penting untuk meningkatkan visibilitas aliran pendanaan dan memastikan akuntabilitas, berdasarkan temuan laporan?
Artikel terkait
Peta Biologis Menghubungkan Sel dan Jaringan Otak
Sebuah studi di Nature Communications menggabungkan pemindaian otak, data genetik, dan pencitraan molekuler untuk menunjukkan bagaimana organisasi seluler dan molekuler membentuk jaringan otak besar. Temuan berpotensi mengubah studi kognisi dan gangguan mental.
Akses Tor ke Situs Pemerintah Meksiko Terbuka Sebagian
Beberapa situs pemerintahan Meksiko kini bisa diakses lewat jaringan Tor setelah pemantauan menemukan pencabutan blok pada www.gob.mx. Namun beberapa layanan, termasuk datos.gob.mx dan kotak pelapor lewat Tor, masih terblokir atau dipindah.
Tangan bionik dengan kecerdasan buatan untuk genggaman alami
Peneliti University of Utah memasang sensor dan kecerdasan buatan pada prostesis sehingga tangan bionik berperilaku lebih mirip tangan asli. Hasilnya genggaman lebih aman, presisi bertambah, dan banyak tugas sehari-hari bisa dilakukan tanpa latihan lama.
Banyak Komunitas Pesisir Mundur ke Darat Selama 30 Tahun
Sebuah studi global menggunakan data cahaya malam satelit menemukan banyak komunitas pesisir berpindah ke darat dalam 30 tahun. Mundurnya pemukiman lebih terkait kerentanan sosial dan keterbatasan infrastruktur, sementara daerah miskin sering tidak mampu mundur.
Kekerasan Digital terhadap Jurnalis dan Aktivis Perempuan
Kekerasan digital terhadap jurnalis dan aktivis perempuan di Indonesia semakin terlihat dalam lima tahun terakhir. Serangan online meliputi doxing, manipulasi foto, peretasan dan DDoS; korban melaporkan perlindungan kelembagaan yang terbatas.