- Kendo adalah seni bela diri.
- Skor kendo tergantung pada hakim.
- Hakim melihat waktu dan bentuk.
- Serangan harus punya niat kuat.
- Banyak orang mengeluh soal keputusan.
- Di media sosial orang bicara tentang ini.
- Beberapa orang mau pakai teknologi.
- Yang lain takut hilang nilai batin.
- Banyak orang minta latihan dasar lebih kuat.
Kata-kata sulit
- hakim — orang yang memberi penilaian dalam pertandingan
- niat — keinginan atau tujuan untuk melakukan sesuatu
- teknologi — alat atau metode baru dari ilmu dan teknik
- keputusan — pilihan akhir tentang sesuatu setelah pertimbangan
- latihan — kegiatan untuk belajar dan meningkatkan kemampuanlatihan dasar
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu suka seni bela diri? Mengapa?
- Pernahkah kamu ikut latihan dasar? Ceritakan singkat.
- Apakah kamu mau pakai teknologi dalam olahraga? Mengapa atau mengapa tidak?
Artikel terkait
Virtual Vet: Permainan untuk Belajar Sains dan Penalaran
Peneliti di University of Georgia merancang permainan Virtual Vet untuk membantu siswa sekolah dasar berlatih anatomi, kesehatan, dan keterampilan penalaran. Uji coba menunjukkan anak yang memainkan permainan memperoleh skor lebih tinggi dibanding metode kelas tradisional.
Peneliti Pakai Pola Kelompok Burung untuk Kurangi Halusinasi AI
Peneliti mengembangkan langkah pra-proses yang menata kalimat seperti kelompok burung sebelum AI membuat ringkasan. Cara ini mengurangi kesalahan fakta pada ringkasan, tetapi tidak sepenuhnya menghilangkan risiko halusinasi.
Jurnalis Minta Bantuan untuk Lawan Berita Palsu AI
Perwakilan media dari negara berpenghasilan rendah dan menengah meminta kelompok jurnalis China membantu melawan berita palsu yang dibuat oleh AI pada forum Belt and Road di Ganzhou. Mereka menuntut label jelas pada konten AI dan tindakan terhadap platform.
Jangan Tanya AI, Tanya Rekan: Kreativitas dan Hak Asasi
Tiga penyunting dari organisasi hak asasi menulis editorial bersama tentang penggunaan AI. Mereka meluncurkan seri "Don't ask AI, ask a peer" untuk menyorot kreativitas manusia, pertukaran sejawat, dan pendekatan hak asasi terhadap AI.