Penelitian dari Grady College of Journalism and Mass Communication di University of Georgia meneliti bagaimana hubungan antara olahraga anak dan sistem sekolah di AS membentuk pasar pengembangan atlet yang mahal dan tidak merata. Untuk studi ini, mahasiswa Gabriella Etienne mewawancarai direktur eksekutif dan kepala pelatih di empat klub elit di Georgia serta pejabat dari kantor negara bagian Georgia Soccer.
Para peneliti menemukan bahwa karena pendanaan sekolah berbeda menurut lokasi dan kelas ekonomi, sumber daya bagi atlet muda sangat bervariasi. Klub-klub elit privat berkembang untuk mengisi kekurangan tersebut dengan menawarkan pelatihan yang lebih tinggi dan jadwal kompetisi yang ketat. Biaya bermain di klub swasta dapat mencapai antara $1,000 sampai $10,000 per tahun setelah menghitung pendaftaran liga dan biaya lain.
Hambatan lain termasuk waktu, transportasi, dan pengumuman yang hanya dalam bahasa Inggris. Beberapa klub menawarkan beasiswa, tetapi upaya ini terbatas. Suggs menyarankan akses ke beasiswa kolaboratif dan jalur yang disepakati sebagai langkah untuk mengurangi hambatan.
Kata-kata sulit
- penelitian — studi sistematis untuk menemukan informasi baru
- pendanaan — pemberian atau pengaturan uang untuk suatu kegiatan
- sumber daya — barang, uang, atau tenaga yang tersedia untuk tujuan
- direktur eksekutif — orang yang memimpin organisasi atau perusahaan
- swasta — dimiliki atau dijalankan bukan oleh pemerintah
- beasiswa — uang atau bantuan untuk biaya pendidikan seseorang
- hambatan — sesuatu yang menghalangi atau menyulitkan proses
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda keberadaan klub elit swasta memengaruhi kesempatan atlet muda dari keluarga kurang mampu?
- Langkah apa yang layak dilakukan sekolah atau klub untuk mengurangi hambatan seperti transportasi dan bahasa?
- Apakah beasiswa yang terbatas dari beberapa klub cukup membantu? Jelaskan alasan Anda.
Artikel terkait
Alat AI OSIA untuk Bimbingan Sekolah Menengah di Kamerun
OSIA adalah platform kecerdasan buatan yang dibuat oleh Frédéric Ngaba untuk membantu siswa sekolah menengah di Kamerun memilih jalur akademik dan karier. Platform ini menawarkan tutor virtual dalam 20 bahasa dan bank lebih dari 400 tes.
Pengemis Anak di Sahel Tengah
Kemiskinan dan ketidakamanan di Sahel Tengah membuat banyak anak mengemis di kota-kota besar seperti Niamey, Bamako dan Ouagadougou. Laporan dan organisasi lokal menunjukkan eksploitasi, keterlibatan sekolah Al-Quran, dan respons yang belum memadai dari pemerintah.