Gambar seksual di ruang publik JepangCEFR A1
29 Des 2025
Diadaptasi dari Jo Carter, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Vrooom Vrooom, Unsplash
- Di Jepang, gambar seksual sering terlihat di jalan.
- Gambar ada di sampul majalah dan papan iklan.
- Banyak orang khawatir tentang anak-anak.
- Orang juga khawatir tentang peran gender.
- Debat dan petisi muncul di masyarakat.
- Beberapa toko serba ada berhenti jual majalah dewasa.
- Orang punya pendapat berbeda tentang langkah itu.
- Aktivis minta pendidikan seks yang lebih terbuka.
Kata-kata sulit
- seksual — berkaitan dengan seks atau kelamin
- sampul — halaman depan sebuah buku atau majalah
- papan iklan — panel besar untuk iklan di jalan
- khawatir — merasa cemas atau takut tentang sesuatu
- peran — tugas atau fungsi yang diharapkan dari seseorang
- petisi — surat atau tanda tangan untuk minta perubahan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah melihat gambar seperti itu di jalan?
- Apa pendapatmu tentang toko yang berhenti jual majalah dewasa?
- Apakah pendidikan seks di sekolahmu harus lebih terbuka?
Artikel terkait
Menyelesaikan Gelar Tetap Menguntungkan Secara Finansial
Penelitian menemukan menyelesaikan gelar perguruan tinggi tetap menguntungkan walau ada pembayaran pinjaman. Peneliti memakai ukuran "penghasilan disesuaikan utang" dan menemukan pemegang gelar rata-rata menerima $8,000 lebih per tahun.
Deepfake seksual tanpa izin di Brasil
Laporan menunjukkan AI dipakai untuk membuat dan menyebarkan gambar seksual tanpa persetujuan di beberapa bagian Brasil. Sebuah catatan teknis oleh Internetlab menyoroti lonjakan deepfake seksual dan menyerukan regulasi dan pendidikan literasi digital.
Connie Nshemereirwe: Sains, Pendidikan, dan Kolaborasi di Afrika
Connie Nshemereirwe, spesialis pengukuran pendidikan dan mantan insinyur, mengajak penelitian di Afrika tumbuh dari akar rumput dan memperkuat hubungan antarilmuwan di global Selatan. Ia juga membahas komunikasi sains dan dampak penutupan sekolah selama pandemi.