Deepfake seksual tanpa izin di BrasilCEFR B2
28 Apr 2026
Diadaptasi dari Fernanda Canofre, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh KOBU Agency, Unsplash
Kasus terbaru di Brasil memperlihatkan bagaimana kecerdasan buatan digunakan untuk membuat gambar seksual tanpa persetujuan dan menyebabkannya tersebar secara daring. Insiden yang dilaporkan meliputi peristiwa di Rio de Janeiro pada November 2023, dugaan pembuatan gambar pornografi oleh remaja di Bahia pada September 2024, serta siswa yang dikeluarkan di Mato Grosso setelah membagikan gambar AI seorang guru dan siswa di komunitas pornografi daring.
Catatan teknis yang diterbitkan oleh pusat riset independen Internetlab pada awal April 2026 menelaah kekerasan daring terhadap perempuan dan anak perempuan. Internetlab menekankan bahwa basis data dan set pelatihan dapat mengandung bias sehingga alat AI mungkin mereproduksi atau memperkuat kekerasan berbasis gender. Riset yang dikutip melaporkan lonjakan tajam deepfake seksual, termasuk proporsi mayoritas video yang bersifat seksual dan kenaikan besar antara 2022 dan 2023.
Internetlab merekomendasikan beberapa langkah kebijakan penting:
- menerapkan safety-by-design agar platform membangun proteksi sejak awal,
- menganggap deepfake seksual tanpa persetujuan sebagai risiko berlebihan dan melarang penggunaannya,
- mengembangkan pedoman kurikulum untuk literasi digital dan memperjelas akuntabilitas platform.
Perdebatan publik sudah aktif: Federal Supreme Court (STF) pada 2025 sebagian membatalkan satu pasal dari Marco Civil da Internet tentang tanggung jawab platform, yang mendorong seruan untuk regulasi baru. Menjelang musim pemilu, Internetlab dan direkturnya memperingatkan bahwa alat AI dan chatbot seperti Gemini, ChatGPT dan Claude bisa dipakai dengan cara yang mereproduksi bias gender dan kekerasan politik terhadap perempuan, dan belum jelas seberapa cepat aturan baru akan menghentikan bahaya tersebut.
Kata-kata sulit
- kecerdasan buatan — sistem komputer yang meniru kemampuan manusia
- deepfake seksual — konten digital palsu bersifat seksual tanpa izin
- bias — kecenderungan yang merugikan kelompok tertentu
- akuntabilitas — kewajiban bertanggung jawab atas tindakan organisasi
- literasi digital — kemampuan menggunakan informasi dan teknologi digital
- platform — layanan daring tempat pengguna berinteraksi
- kekerasan — tindakan atau perlakuan yang menyakiti orang lain
- safety-by-design — prinsip merancang produk dengan perlindungan keamanan sejak awal
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda platform dapat menerapkan safety-by-design untuk mengurangi deepfake seksual tanpa persetujuan? Beri contoh langkah praktis.
- Apa risiko utama penggunaan AI dan chatbot dalam konteks kampanye pemilu terhadap perempuan, berdasarkan teks? Jelaskan alasan Anda.
- Di antara rekomendasi Internetlab (larangan deepfake tanpa persetujuan, kurikulum literasi digital, atau memperjelas akuntabilitas platform), mana yang Anda anggap paling mendesak dan mengapa?
Artikel terkait
Seniman dan Jurnalis Australia Menentang Penggunaan AI atas Karya Mereka
Seniman, jurnalis, dan pekerja kebudayaan Aborigin di Australia meluncurkan kampanye "Stop AI Theft" dan tagar #PayUp. Mereka menuntut hukum yang memberi kontrol, kompensasi, dan transparansi atas penggunaan karya oleh alat AI generatif.
Peningkatan Permintaan Listrik dari Pusat Data Bisa Naikkan Harga dan Emisi
Studi memperingatkan bahwa pertumbuhan pusat data dan penambangan kriptokurensi dapat menaikkan biaya listrik dan emisi di Amerika Serikat pada 2030. Peneliti memodelkan permintaan dan memproyeksikan kenaikan harga serta emisi, serta menyoroti ketidakpastian biaya dan bahan bakar.
Simulasi Pengalaman Hampir Mati dengan Realitas Virtual Kurangi Rasa Takut
Sebuah studi pilot menemukan bahwa satu sesi realitas virtual yang meniru pengalaman hampir mati menurunkan kecemasan terhadap kematian dan stres pada peserta. Penelitian itu melibatkan mahasiswa dan menggunakan survei sebelum dan sesudah sesi.