Hadiah Dewasa Memicu Kontroversi di Karnaval Trinidad dan TobagoCEFR B2
15 Feb 2026
Diadaptasi dari Janine Mendes-Franco, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Sonika Agarwal, Unsplash
Kontroversi meletus di Trinidad dan Tobago ketika sebuah band populer memasukkan mainan dewasa berbentuk mawar ke dalam goody bag untuk perempuan yang bermain mas. Unggahan video unboxing menyebar cepat di media sosial dan memicu reaksi yang terbagi di masyarakat.
Uskup Agung Katolik menegur praktIk itu dari mimbar, menyebutnya "sudah melampaui batas" dan memperingatkan bahwa pemerintah mungkin perlu mengatur konten Karnaval jika batas moral terus dilanggar. Pemimpin band membela tindakan itu dengan mengatakan Karnaval tentang kebebasan, ekspresi, kesenangan, dan sedikit kenakalan. Beberapa pengamat, termasuk kolumnis dan blogger, melihat insiden ini sebagai persimpangan antara budaya, moral, dan kepentingan komersial.
Beberapa komentator menekankan dimensi gender dan keselamatan. Seorang kolumnis berargumen bahwa akar Karnaval melibatkan pelepasan yang terencana dan menolak pelabelan semata sebagai hedonisme. Ia juga mencatat bahwa beberapa perempuan memilih otonomi seksual solo untuk mengurangi risiko kehamilan dan IMS, sementara seorang akademisi menilai kritik uskup memicu kepanikan moral. Aktivis budaya dan media online mencatat bahwa kemarahan publik bisa menjadi publisitas bernilai dan insentif komersial dapat memengaruhi perilaku band.
Debat terus berlangsung, dengan orang tua yang prihatin dan pengamat yang menuntut akuntabilitas. Blog opini menyorot simbol mawar dan maknanya bagi kenikmatan perempuan, serta menyinggung relatifnya keheningan tokoh agama atas isu lain seperti kekerasan yang terekam kamera. Kemungkinan regulasi dan tanggung jawab komersial tetap menjadi topik pembahasan.
Kata-kata sulit
- kontroversi — perdebatan besar di publik tentang sesuatu
- unggahan — isi yang dipublikasikan di media sosial
- mimbar — tempat berbicara di hadapan jemaat
- menegur — mengkritik atau memperingatkan secara lisan
- otonomi — kebebasan membuat keputusan sendiri tentang tubuh
- kepanikan moral — ketakutan atau kecemasan publik yang berlebihan
- publisitas — perhatian luas publik terhadap suatu peristiwa
- akuntabilitas — tanggung jawab yang bisa dipertanggungjawabkan
- regulasi — aturan resmi yang mengatur kegiatan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah pemerintah sebaiknya mengatur konten Karnaval seperti yang diperbincangkan Uskup Agung? Jelaskan alasan Anda dengan merujuk pada argumen dalam teks.
- Bagaimana simbol mawar dan pembahasan kenikmatan perempuan dalam teks dapat memengaruhi pandangan masyarakat tentang kebebasan berekspresi?
- Teks menyebut publisitas dan insentif komersial. Menurut Anda, bagaimana tekanan komersial bisa memengaruhi keputusan band atau penyelenggara acara?
Artikel terkait
Haris Pardede: dari jurnalis koran ke YouTuber sepak bola
Haris Kristanto Pardede beralih dari jurnalis olahraga di koran ke pembuat video daring. Namanya makin dikenal setelah meliput Timnas di Piala Asia 2023, dan ia kini membawakan kanal YouTube Bung Harpa dengan liputan langsung dari lapangan.
Mengapa Orang Menyukai Film Liburan yang Menghibur
Para peneliti dari Virginia Tech menjelaskan mengapa banyak penonton menonton film liburan yang hangat dan dapat ditebak. Film seperti produksi Hallmark dan judul di layanan streaming memberi pelarian, suasana liburan, dan akhir bahagia.
Karnataka Mengajukan RUU Devadasi 2025 dengan Pendekatan Berbasis Hak
Rancangan Undang-Undang Karnataka Devadasi (2025) menggeser fokus dari pelarangan ke model berbasis hak. RUU ini menekankan identitas hukum, dukungan ekonomi, pendidikan, dan konsultasi luas dengan lebih dari 15.000 Devadasi dan aktivis.