Vivien Sansour dan Perpustakaan Benih PalestinaCEFR A2
5 Des 2025
Diadaptasi dari Thin Ink, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Emad El Byed, Unsplash
Vivien Sansour memulai Perpustakaan Benih karena rasa sedih dan cinta pada tanah. Ia ingin menyimpan benih dan cerita tentang varietas tanaman dari masa kecilnya. Ia belajar langsung dari tetua desa, bukan hanya di universitas.
Proyek itu kini menjangkau wilayah di luar Palestina. Tujuannya memberi komunitas kendali atas penyimpanan benih dan praktik pangan mereka. Sansour khawatir karena banyak lahan pertanian hancur dan hal itu mengancam pengetahuan serta budaya makanan.
Kata-kata sulit
- perpustakaan — tempat menyimpan dan meminjam koleksi untuk umum
- benih — bagian kecil dari tanaman untuk menanam
- varietas — jenis atau tipe berbeda dari tanaman
- tetua — orang yang lebih tua dan punya pengalaman
- kendali — kuasa atau kemampuan untuk mengatur sesuatu
- praktik — cara atau kebiasaan melakukan sesuatu
- pangan — makanan atau bahan makanan untuk makan
- khawatir — merasakan takut atau cemas tentang sesuatu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurutmu menyimpan benih bisa membantu komunitas?
- Apakah kamu atau keluarga punya cerita tentang varietas tanaman? Ceritakan singkat.
Artikel terkait
Rusia Melarang Film yang Dinilai Menentang Nilai Tradisional
Pada 1 Maret 2026, undang-undang baru di Rusia melarang distribusi film yang dianggap mencemarkan nilai-nilai tradisional. Kementerian Kebudayaan dapat menolak lisensi untuk bioskop, layanan streaming daring, dan media sosial.
COP30 di Belém: Tekanan Karibia untuk Keadilan Iklim
COP30 berlangsung di Belém, Brazil, dari 10 hingga 21 November untuk melanjutkan pembicaraan tentang krisis iklim. Negara-negara Karibia menuntut keadilan iklim dan agenda Loss and Damage setelah Hurricane Melissa menyebabkan kerusakan besar.
Arsitek 'kota spons' Yu Kongjian tewas dalam kecelakaan pesawat di Pantanal
Yu Kongjian, arsitek lanskap China yang memopulerkan konsep kota spons, tewas dalam kecelakaan pesawat di Pantanal, Brasil, pada 23 September 2025. Tiga orang lain juga meninggal dan penyelidikan masih berlangsung.