Vivien Sansour dan Perpustakaan Benih PalestinaCEFR A1
5 Des 2025
Diadaptasi dari Thin Ink, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Emad El Byed, Unsplash
- Vivien Sansour pendiri Perpustakaan Benih Warisan Palestina.
- Ia menyelamatkan benih dan tanaman lokal.
- Ia juga merekam kisah tentang makanan.
- Ia tumbuh di Palestina pada akhir 1970-an.
- Anak-anaknya melihat kebun keluarga dan ternak.
- Ia berhenti program PhD untuk belajar dari tetua desa.
- Ia mengumpulkan wortel, kacang, roket, dan bayam.
- Perpustakaan itu berbasis di desa Battir.
Kata-kata sulit
- pendiri — orang yang memulai sebuah organisasi atau proyek
- perpustakaan — tempat menyimpan buku atau dokumen untuk dibaca
- benih — bagian kecil dari tanaman untuk menanam
- warisan — sesuatu dari masa lalu yang dilestarikan
- menyelamatkan — melindungi atau menyimpan dari bahaya atau hilang
- merekam — mencatat suara atau cerita untuk disimpan
- tetua — orang tua di desa yang berpengalaman
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu suka makan wortel atau bayam?
- Apakah di dekat rumahmu ada kebun?
- Siapa yang mengajari kamu tentang makanan di keluargamu?
Artikel terkait
Creative Australia Kembalikan Perwakilan untuk Biennale Venesia 2026
Creative Australia membalikkan keputusan yang menyingkirkan seniman Khaled Sabsabi dan kurator Michael Dagostino sebagai perwakilan Australia untuk Biennale Venesia 2026 setelah perdebatan publik, sidang Senat, dan tinjauan independen.
Arsitek 'kota spons' Yu Kongjian tewas dalam kecelakaan pesawat di Pantanal
Yu Kongjian, arsitek lanskap China yang memopulerkan konsep kota spons, tewas dalam kecelakaan pesawat di Pantanal, Brasil, pada 23 September 2025. Tiga orang lain juga meninggal dan penyelidikan masih berlangsung.
Pembatasan Energi Terbarukan di Republik Dominika
Laporan OC menyatakan pembangkit surya di Republik Dominika sering dibatasi sehingga perusahaan energi kehilangan sekitar USD 5.17 juta pada Januari–Juni 2025. Pembatasan ini menaikkan biaya dan memperlambat transisi energi karena jaringan dan penyimpanan belum memadai.