Kazakhstan dan China setuju bangun pembangkit nuklirCEFR A2
12 Des 2025
Diadaptasi dari Brian Hioe, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Vilmantas Bekesius, Unsplash
Kazakhstan mencapai kesepakatan dengan China untuk membangun pembangkit nuklir kedua dan ketiga. Rencana dari pihak China akan memakai dua reaktor HPR-1000 yang bersama-sama menghasilkan 2,4 GW listrik.
Keputusan itu mengikuti kontrak terpisah dengan Rosatom dari Rusia untuk pembangkit pertama yang sedang dibangun di desa Ulken dekat Danau Balkhash. Pembangkit pertama diperkirakan menelan biaya besar dan mulai beroperasi pada 2035. Kekurangan energi menjadi masalah karena permintaan puncak tahun 2024 melebihi kapasitas produksi. Pemerintah mengajukan solusi nuklir untuk mengurangi polusi dan ketergantungan batu bara, dan mereka mengadakan referendum pada Oktober 2024 tentang proyek ini.
Kata-kata sulit
- kesepakatan — persetujuan resmi antara dua pihak atau lebih
- pembangkit — tempat atau fasilitas yang menghasilkan energi listrik
- reaktor — perangkat besar untuk reaksi nuklir menghasilkan energi
- menghasilkan — membuat atau memberi sesuatu dalam konteks energi
- kapasitas — jumlah maksimum yang bisa diproduksi atau ditampung
- referendum — pemungutan suara publik untuk memilih keputusan besar
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu setuju bila negara membangun pembangkit nuklir untuk mengurangi polusi? Mengapa?
- Menurutmu sumber energi apa yang bisa menjadi alternatif selain batu bara? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Azerbaijan dan Armenia Bertemu untuk Pembicaraan Damai
Pada 10 Juli, pemimpin Azerbaijan dan Armenia bertemu di Abu Dhabi untuk memulai pembicaraan bilateral tentang normalisasi hubungan. Diskusi mencakup perbatasan, koridor Zangezur, dan draf perjanjian damai, namun banyak rincian tetap dirahasiakan.
Victoria mengesahkan perjanjian formal pertama dengan First Peoples
Parlemen Negara Bagian Victoria mengesahkan perjanjian formal pertama Australia dengan First Peoples setelah sepuluh tahun kerja. Undang‑undang itu menetapkan tiga badan utama, dana infrastruktur, dan memicu dukungan serta penentangan publik.