Tim peneliti dari National Institute of Agricultural Innovation of Peru dan National University Toribio Rodríguez de Mendoza meneliti lebih dari 200 sampel tanah permukaan di sekitar Danau Junín. Mereka mengukur 14 logam berat, metaloid, dan unsur jejak; lalu memetakan sebaran, risiko ekologis, dan implikasi bagi kesehatan manusia menggunakan titik pemantauan pada kisi dan teknik pembelajaran mesin dengan variabel lingkungan seperti banjir.
Penelitian menemukan bahwa 99 per cent wilayah memiliki risiko ekologi sangat tinggi hingga ultra-tinggi. Studi melaporkan 100 per cent risiko karsinogenik untuk orang dewasa dan mencatat bahwa anak-anak juga sangat terpapar arsenik. Konsentrasi arsenik, timbal, kadmium, dan seng jauh melampaui ambang ekologi dan kesehatan manusia, dan di daerah pertanian racun ini melebihi ambang ekologi by more than 100 times.
Para penulis menyebut bahwa proses bioakumulasi membuat hewan mengonsumsi pakan tercemar, yang memengaruhi makanan lokal dan menempatkan orang yang menggunakan tanah dan air pada risiko paparan. Pencemaran dikaitkan dengan tambang yang ditinggalkan selama a century or more serta aktivitas pertanian dan urbanisasi, dan kawasan ini memiliki tradisi pertambangan lebih than 300 years. Dampak langsung menyentuh about 50,000 orang dan mencapai 1.3 million orang di hilir; peneliti menilai perlu penelitian lanjutan, terutama untuk anak-anak dan perempuan hamil.
Kata-kata sulit
- arsenik — Zat beracun yang bisa membahayakan kesehatan.
- risiko — Kemungkinan terjadinya bahaya atau kerugian.risiko ekologis, risiko kanker
- pemerintah — Organisasi yang mengatur negara atau wilayah.pemerintah Peru
- pencemaran — Kontaminasi yang merugikan lingkungan dan kesehatan.bahaya pencemaran
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa penting untuk melindungi lingkungan dari pencemaran?
- Bagaimana cara pemerintah bisa membantu masyarakat yang terkena dampak?
- Apa yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko kesehatan?
Artikel terkait
CPHIA 2025 di Durban: Kemandirian Kesehatan Afrika
Konferensi CPHIA 2025 berkumpul di Durban untuk membahas kemandirian kesehatan Afrika, termasuk rencana manufaktur vaksin yang dipimpin Africa CDC dan isu tekanan pendanaan. Pertemuan berlangsung sebelum pertemuan Menteri Kesehatan G20.
Tikus CC023 dan kemungkinan hubungan antara infeksi virus dan ALS
Peneliti menemukan bahwa tikus strain CC023 merespons infeksi virus dengan cara yang mirip penyakit ALS pada manusia. Model tikus ini mungkin membantu menemukan penanda awal dan mendukung pengembangan pengobatan untuk ALS sporadis.
Musim Alergi di AS Mula Lebih Awal dan Lebih Parah
Musim alergi di seluruh AS kini mulai lebih awal, berlangsung lebih lama, dan banyak orang melaporkan gejala yang lebih parah. Suhu lebih hangat dan naiknya CO2 meningkatkan produksi serbuk sari, sementara polusi membuat gejala lebih buruk.