Topan Melissa menerjang JamaikaCEFR A1
9 Jan 2026
Diadaptasi dari Candice Stewart, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh David Anderson, Unsplash
- Topan Melissa menerjang Jamaika pada akhir Oktober.
- Orang-orang berusaha mempersiapkan diri sebelum badai.
- Banyak rumah dan bangunan kehilangan atap dan dinding.
- Saya ikut menjadi relawan dan membantu korban.
- Kami memberi makanan, air, dan perlengkapan kebersihan.
- Ada orang yang tinggal di mobil dan tenda.
- Warga menunjukkan rasa terima kasih kepada relawan.
- Banyak orang meminta lebih banyak bantuan dan relawan.
- Komunitas bekerja sama untuk membangun kembali rumah.
Kata-kata sulit
- topan — badai sangat kuat dengan angin
- menerjang — menyerang atau menghantam dengan kuat
- relawan — orang yang membantu tanpa upah
- korban — orang yang terluka atau kehilangan rumah
- tenda — bangunan sementara dari kain atau plastik
- komunitas — kelompok orang yang hidup bersama
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu menjadi relawan?
- Apa yang bisa diberikan kepada korban?
- Apakah kamu punya perlengkapan kebersihan di rumah?
Artikel terkait
Savar Ditetapkan Kawasan Udara Terdegradasi karena Polusi Kiln Batu Bata
Departemen Lingkungan menetapkan Savar Upazila sebagai kawasan udara terdegradasi setelah pemantauan menemukan kualitas udara hampir tiga kali lebih buruk dari standar nasional. Aturan baru mulai September 2025 melarang sebagian pembakaran dan meminta izin untuk pabrik baru.
Dua Sistem Terinspirasi Alam untuk Menjaga Panel Surya dari Debu
Peneliti Mesir mengembangkan dua sistem terinspirasi alam untuk membersihkan debu gurun dari panel surya. Satu sistem pakai getaran listrik dan lapisan nano, dan satu lagi digerakkan angin; uji lapang menunjukkan pengurangan kehilangan output.
Teknologi Magnet untuk Mengatasi Arsenik di India
Dua saudara dari Bihar mengembangkan metode magnetik tanpa bahan kimia (METAL) untuk menghilangkan arsenik dari air tanah. Teknologi itu menjadi produk MARU, sudah memurnikan air dan mendapat pengakuan nasional sebelum masuk pasar komersial.