Topan Melissa menerjang JamaikaCEFR A1
9 Jan 2026
Diadaptasi dari Candice Stewart, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh David Anderson, Unsplash
- Topan Melissa menerjang Jamaika pada akhir Oktober.
- Orang-orang berusaha mempersiapkan diri sebelum badai.
- Banyak rumah dan bangunan kehilangan atap dan dinding.
- Saya ikut menjadi relawan dan membantu korban.
- Kami memberi makanan, air, dan perlengkapan kebersihan.
- Ada orang yang tinggal di mobil dan tenda.
- Warga menunjukkan rasa terima kasih kepada relawan.
- Banyak orang meminta lebih banyak bantuan dan relawan.
- Komunitas bekerja sama untuk membangun kembali rumah.
Kata-kata sulit
- topan — badai sangat kuat dengan angin
- menerjang — menyerang atau menghantam dengan kuat
- relawan — orang yang membantu tanpa upah
- korban — orang yang terluka atau kehilangan rumah
- tenda — bangunan sementara dari kain atau plastik
- komunitas — kelompok orang yang hidup bersama
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu menjadi relawan?
- Apa yang bisa diberikan kepada korban?
- Apakah kamu punya perlengkapan kebersihan di rumah?
Artikel terkait
Kazakhstan dan China setuju bangun pembangkit nuklir
Kazakhstan menyepakati proyek dengan China untuk membangun pembangkit nuklir kedua dan ketiga menggunakan reaktor HPR-1000 (2,4 GW). Langkah ini dimaksudkan untuk mengatasi kekurangan listrik dan mengurangi ketergantungan pada batu bara.
Suhu Panas Membuat Kupu-kupu Monarch Lebih Rentan Parasit
Penelitian menemukan suhu yang lebih tinggi membuat kupu-kupu monarch 22% lebih tidak tahan terhadap parasit Ophryocystis elektroscirrha. Efek pelindung dari milkweed tropis hilang pada kondisi hangat dan banyak kupu-kupu jadi terinfeksi.
Petani Filipina Tunjukkan Agroekologi Menjelang COP30
Kelompok petani dan pendukung agroekologi menggelar pameran, lokakarya, sesi memasak, petisi, dan konsultasi di Negros menjelang COP30. Mereka menentang rancangan peraturan pro-GMO dan menekankan reforma agraria serta keadilan iklim.
Teknologi Magnet untuk Mengatasi Arsenik di India
Dua saudara dari Bihar mengembangkan metode magnetik tanpa bahan kimia (METAL) untuk menghilangkan arsenik dari air tanah. Teknologi itu menjadi produk MARU, sudah memurnikan air dan mendapat pengakuan nasional sebelum masuk pasar komersial.
Masyarakat Adat di COP30: Hak Wilayah dan Pengetahuan untuk Iklim
Di COP30 di Belém, Sineia Do Vale menekankan bahwa mengamankan hak wilayah masyarakat adat adalah langkah pertama. Ia meminta gabungkan pengetahuan tradisional adat dengan penelitian ilmiah dan membahas kebakaran di Roraima pada 2024.