Konflik Trawler di Taman Nasional Douala-EdeaCEFR A2
8 Okt 2025
Diadaptasi dari Leocadia Bongben, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Colin White, Unsplash
Taman Nasional Douala-Edea meliputi lebih dari 2.630 hektare (6.498,87 acres) di pantai Kamerun. Nelayan di Mbiako, Yoyo I dan Yoyo II mengeluh karena kapal trawl industri yang disebut Sapak menyerang perahu dan merusak jaring.
Penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan dan tidak diatur (IUU) menggunakan bahan kimia seperti gamaline 20, jaring sangat rapat dan mata jaring sangat kecil. Metode ini merusak mangrove dan menurunkan jumlah ikan. Tiga nelayan ditembak tahun lalu dan beberapa alat pancing dipotong lalu dijual di Douala.
Komunitas melaporkan kasus ini ke Kementerian melalui seorang pejabat yang disebut "Doctor Fish". Pada 19 Agustus dipasang Komite Manajemen Kolaboratif Lokal (LCMC) dengan 10 anggota untuk membantu memantau dan mengumpulkan keluhan.
Kata-kata sulit
- nelayan — Orang yang menangkap ikan untuk hidup.
- trawlers — Kapal besar untuk menangkap ikan.
- kekerasan — Tindakan yang menyakiti orang lain.
- peralatan — Alat yang digunakan untuk menangkap ikan.
- komite — Kelompok orang untuk mengelola suatu masalah.
- solusi — Jawaban untuk mengatasi suatu masalah.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa masalah penangkapan ikan ilegal penting?
- Apa yang bisa dilakukan untuk membantu nelayan?
- Bagaimana peran pemerintah dalam masalah ini?
Artikel terkait
Arsitek 'kota spons' Yu Kongjian tewas dalam kecelakaan pesawat di Pantanal
Yu Kongjian, arsitek lanskap China yang memopulerkan konsep kota spons, tewas dalam kecelakaan pesawat di Pantanal, Brasil, pada 23 September 2025. Tiga orang lain juga meninggal dan penyelidikan masih berlangsung.
COP30 di Belém: Tekanan Karibia untuk Keadilan Iklim
COP30 berlangsung di Belém, Brazil, dari 10 hingga 21 November untuk melanjutkan pembicaraan tentang krisis iklim. Negara-negara Karibia menuntut keadilan iklim dan agenda Loss and Damage setelah Hurricane Melissa menyebabkan kerusakan besar.