Hutan Cekungan Kongo adalah hutan hujan kedua terbesar di dunia, seluas 300 million hektar. Banyak masyarakat adat hidup di dalam dan dekat hutan. Mereka bergantung pada hutan untuk makanan, tempat tinggal, dan pengetahuan tradisional.
Hubungan antara Republik Kongo dan Tiongkok sudah ada sejak 1960-an. Perusahaan-perusahaan Tiongkok bekerja di pertanian, mineral, kayu, dan teknologi digital. Peneliti dan LSM lokal mengatakan izin penebangan dan aktivitas ekstraktif mempercepat hilangnya hutan dan mengancam cara hidup masyarakat adat.
Ada juga proyek komersial untuk produk hutan seperti madu. Beberapa pembela hak adat memperingatkan panen industri bisa merusak mata pencaharian dan teknik tradisional.
Kata-kata sulit
- cekungan — bagian dataran rendah yang luas menampung air
- masyarakat adat — kelompok orang asli dengan budaya sendiri
- bergantung — memerlukan sesuatu untuk hidup atau bertahan
- penebangan — proses pemotongan pohon di hutan
- ekstraktif — mengambil sumber daya alam untuk dijual
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa hutan penting bagi masyarakat adat menurut teks?
- Apa kekhawatiran peneliti dan LSM tentang aktivitas perusahaan di hutan?
- Menurutmu, apa yang harus diperhatikan jika ada proyek komersial untuk produk hutan seperti madu?
Artikel terkait
Pendingin murah kurangi bahaya panas di pabrik garmen Bangladesh
Studi yang dipimpin University of Sydney dan diterbitkan 20 Oktober menguji langkah pendinginan berbiaya rendah untuk pekerja pabrik garmen Bangladesh. Kipas, dorongan minum air, dan atap berinsulasi memperbaiki kesehatan dan produktivitas.
SEWA: Sistem Peringatan Dini Satelit untuk Afrika
SEWA, sistem peringatan dini berbasis satelit, diluncurkan pada forum tingkat tinggi di Windhoek untuk memperkuat peringatan cuaca dan iklim. Sistem ini meningkatkan akses data dan membangun kapasitas untuk pemerintah, masyarakat sipil, dan komunitas rentan.