LingVo.club
Level
Paparan timbal di masa kecil terkait gejala depresi remaja — Level A2 — Young boy sitting on a chair in an empty room.

Paparan timbal di masa kecil terkait gejala depresi remajaCEFR A2

2 Feb 2026

Diadaptasi dari Brown University, Futurity CC BY 4.0

Foto oleh Daniel David, Unsplash

Level A2 – Dasar / Elementer
2 mnt
113 kata

Peneliti melaporkan bahwa konsentrasi timbal yang lebih tinggi dalam darah selama masa kanak-kanak terkait dengan meningkatnya gejala depresi pada masa remaja. Hasil penelitian ini dipublikasikan di JAMA Network Open.

Tim peneliti menganalisis data dari 218 pasangan pengasuh dan anak dalam Health Outcomes and Measures of Environment Study. Studi mengikuti keluarga sejak trimester kedua kehamilan sampai anak berusia 12 tahun. Konsentrasi timbal diukur pada usia 1, 2, 3, 4, 5, 8, dan 12 tahun, dan kecemasan serta depresi dinilai sekitar usia 12 tahun.

Mereka menemukan bahwa ketika rata-rata konsentrasi timbal selama masa kanak-kanak berlipat dua, risiko gejala depresi meningkat. Paparan pada akhir masa kanak-kanak dan awal remaja tampak paling berpengaruh.

Kata-kata sulit

  • konsentrasijumlah suatu zat dalam bagian tubuh
  • timballogam berat beracun yang dapat merusak kesehatan
  • gejalatanda atau perubahan yang terlihat karena penyakit
  • depresigangguan suasana hati dengan perasaan sedih lama
  • paparankontak atau terkena sesuatu misal zat berbahaya
  • risikokemungkinan terjadinya efek buruk atau masalah

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Menurut Anda, mengapa paparan pada akhir masa kanak-kanak lebih berpengaruh?
  • Apa yang bisa dilakukan keluarga untuk mengurangi paparan timbal pada anak?

Artikel terkait

AI Membantu Mendeteksi Melanoma — Level A2
21 Jan 2026

AI Membantu Mendeteksi Melanoma

Peneliti University of Missouri menguji kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi melanoma dari gambar kulit. Teknologi ini dimaksudkan sebagai alat pendukung keputusan, bukan pengganti dokter, dan hasil awal menunjukkan potensi peningkatan akurasi.