Penelitian menggunakan data 2022–23 dari 8.722 orang usia 12–34 tahun dalam Population Assessment of Tobacco and Health study. Studi ini dibiayai oleh National Cancer Institute dan National Institutes of Health, serta dipimpin oleh Rebecca Evans-Polce dari University of Michigan.
Rata-rata, pengguna melaporkan memakai sekitar dua produk berbeda. Analisis mengidentifikasi enam subgrup: tembakau yang dibakar (31%), beberapa bentuk kanabis (27%), rokok elektrik nikotin (18%), berbagai bentuk bersama nikotin, tembakau, dan kanabis (14%), produk kanabis yang dapat dimakan (5%), dan berbagai bentuk bersama nikotin dan tembakau (5%). Subgrup terbesar adalah pengguna tembakau yang dibakar.
Studi mencatat bahwa produk yang dibakar biasanya paling berbahaya. Sekitar satu dari tujuh pengguna memakai baik tembakau yang dibakar maupun kanabis yang dibakar. Para peneliti menyarankan pengawasan berkelanjutan, regulasi produk baru, serta sumber daya pencegahan dan penghentian yang ditargetkan untuk dewasa muda. Hasil dipublikasikan dalam American Journal of Preventative Medicine.
Kata-kata sulit
- mengidentifikasi — menemukan atau membedakan sesuatu secara sistematis
- membiayai — memberikan uang untuk mendukung sebuah kegiatandibiayai
- subgrup — kelompok kecil dalam kelompok yang lebih besar
- pengawasan — pemantauan atau pemeriksaan untuk memastikan keselamatan
- regulasi — aturan atau kebijakan yang mengatur sebuah produk
- pencegahan — tindakan untuk mengurangi atau menghentikan risiko
- dewasa muda — orang berusia muda antara remaja dan dewasa
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurut Anda fokus penelitian pada dewasa muda penting? Jelaskan dengan satu atau dua alasan.
- Bagaimana pengawasan dan regulasi produk baru bisa membantu mengurangi risiko kesehatan menurut artikel? Beri contoh singkat.
- Apakah Anda mengenal program pencegahan atau penghentian penggunaan produk tembakau/nikotin di sekitar Anda? Bagaimana program itu bisa ditargetkan untuk dewasa muda?
Artikel terkait
AI Mempercepat Diagnostik Medis di Sub-Sahara Afrika
Kecerdasan buatan kini dipakai untuk diagnosis cepat di beberapa bagian sub-Sahara Afrika, termasuk deteksi malaria dan interpretasi rontgen. Proyek awal menunjukkan pengurangan pemberian antibiotik tidak tepat dan komplikasi malaria, namun regulasi dan privasi tetap penting.
Tinggal di Kota Terkait Risiko Stroke Lebih Rendah
Penelitian di AS mengikuti lebih dari 25.000 orang dewasa dan menemukan risiko stroke pertama 2,5% lebih rendah di daerah dengan pembangunan lebih tinggi. Studi memakai data REGARDS dan data satelit untuk mengukur intensitas pembangunan sekitar hunian.
Risk Know-How, Platform Baru untuk Berbagi Pengalaman Risiko
Risk Know-How adalah layanan daring yang diluncurkan pada pertemuan AAAS untuk membantu komunitas berisiko berbagi pengalaman dan mendapat nasihat ahli tentang ancaman seperti wabah, cuaca ekstrem, dan risiko kecerdasan buatan.