Studi menemukan bahwa sebagian besar anak muda Amerika yang memakai nikotin, tembakau, atau kanabis masih menggunakan produk dalam bentuk dibakar atau yang dihisap. Penelitian ini dibiayai oleh National Cancer Institute dan National Institutes of Health, dan dipimpin Rebecca Evans-Polce dari University of Michigan.
Data yang digunakan berasal dari 2022–23 dan melibatkan 8.722 orang usia 12–34 tahun yang melaporkan penggunaan dalam 30 hari terakhir dalam Population Assessment of Tobacco and Health study. Rata-rata pengguna memakai sekitar dua produk berbeda selama periode tersebut.
Analisis mengidentifikasi enam kelompok pengguna, termasuk tembakau yang dibakar (31%), beberapa bentuk kanabis (27%), dan rokok elektrik nikotin (18%). Peneliti menyarankan perlunya pencegahan dan sumber bantuan untuk dewasa muda.
Kata-kata sulit
- penelitian — studi ilmiah tentang sebuah topik
- biayai — mendapatkan uang untuk melakukan sesuatudibiayai
- melibatkan — memasukkan orang atau hal ke suatu kegiatan
- kanabis — nama untuk tanaman yang dipakai sebagai obat
- bakar — digunakan api sehingga berubah jadi abu atau asapdibakar
- rokok elektrik — alat pengisap uap nikotin tanpa pembakaran
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa peneliti menyarankan pencegahan dan sumber bantuan untuk dewasa muda?
- Menurutmu, apa yang bisa dilakukan untuk membantu dewasa muda berhenti memakai produk tembakau atau nikotin?
Artikel terkait
Studi Genetika: Banyak Korban Bunuh Diri Tanpa Depresi
Penelitian genetika University of Utah menunjukkan banyak orang yang meninggal karena bunuh diri tidak memiliki depresi atau riwayat psikiatri. Peneliti menganalisis data anonim lebih dari 2.700 kasus untuk menemukan perbedaan risiko genetik.
Media Sosial: Manfaat dan Risiko Informasi
Media sosial memberi dukungan dan informasi, tetapi juga menyebarkan ujaran kebencian, kebohongan, dan bahaya nyata. Perubahan kebijakan dan teknologi—termasuk keputusan Meta Januari 2025 dan AI generatif—memperbesar manfaat sekaligus risiko.