Peneliti dari beberapa institusi meneliti jaringan otak yang disebut SCAN. Mereka mempelajari data pencitraan otak dari banyak peserta untuk melihat hubungan antara SCAN dan gejala Parkinson.
Analisis menemukan adanya hiper-konektivitas antara SCAN dan bagian subkorteks otak. Terapi seperti DBS, stimulasi magnetik transkranial (TMS), stimulasi ultrasonik terfokus, dan obat-obatan paling efektif ketika mengurangi hiper-konektivitas ini. Dalam uji klinis kecil, pasien yang mendapat TMS yang menarget SCAN menunjukkan lebih banyak perbaikan dibanding stimulasi area berdekatan.
Kata-kata sulit
- pencitraan — proses membuat gambar bagian dalam tubuh
- hiper-konektivitas — keterhubungan aktivitas otak yang berlebihan
- subkorteks — bagian dalam otak di bawah korteks
- stimulasi — pemberian rangsang untuk mempengaruhi jaringan
- ultrasonik — gelombang suara frekuensi sangat tinggi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda setuju penggunaan stimulasi otak untuk terapi? Jelaskan singkat.
- Apakah menurut Anda penting meneliti jaringan otak seperti SCAN? Mengapa?
- Jika Anda atau keluarga sakit, apakah Anda mau mencoba terapi baru seperti TMS? Mengapa atau mengapa tidak?
Artikel terkait
CPHIA 2025 di Durban: Kemandirian Kesehatan Afrika
Konferensi CPHIA 2025 berkumpul di Durban untuk membahas kemandirian kesehatan Afrika, termasuk rencana manufaktur vaksin yang dipimpin Africa CDC dan isu tekanan pendanaan. Pertemuan berlangsung sebelum pertemuan Menteri Kesehatan G20.
Kematian Dini Mengurangi Jumlah yang Terlindungi oleh Medicare
Sebuah studi menemukan kenaikan kematian dini membuat lebih banyak orang dewasa tidak sempat mencapai usia 65 untuk mendapat manfaat Medicare. Penelitian menunjukkan adanya kesenjangan rasial dan perbedaan antarnegara bagian.