Peneliti dari beberapa institusi meneliti jaringan otak yang disebut SCAN. Mereka mempelajari data pencitraan otak dari banyak peserta untuk melihat hubungan antara SCAN dan gejala Parkinson.
Analisis menemukan adanya hiper-konektivitas antara SCAN dan bagian subkorteks otak. Terapi seperti DBS, stimulasi magnetik transkranial (TMS), stimulasi ultrasonik terfokus, dan obat-obatan paling efektif ketika mengurangi hiper-konektivitas ini. Dalam uji klinis kecil, pasien yang mendapat TMS yang menarget SCAN menunjukkan lebih banyak perbaikan dibanding stimulasi area berdekatan.
Kata-kata sulit
- pencitraan — proses membuat gambar bagian dalam tubuh
- hiper-konektivitas — keterhubungan aktivitas otak yang berlebihan
- subkorteks — bagian dalam otak di bawah korteks
- stimulasi — pemberian rangsang untuk mempengaruhi jaringan
- ultrasonik — gelombang suara frekuensi sangat tinggi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda setuju penggunaan stimulasi otak untuk terapi? Jelaskan singkat.
- Apakah menurut Anda penting meneliti jaringan otak seperti SCAN? Mengapa?
- Jika Anda atau keluarga sakit, apakah Anda mau mencoba terapi baru seperti TMS? Mengapa atau mengapa tidak?
Artikel terkait
AI bantu layanan kesehatan di Sudan
Sistem kesehatan Sudan tertekan setelah hampir dua tahun perang. WHO memperingatkan kekurangan staf dan obat. Pejabat kesehatan mengatakan Sudan mulai memakai kecerdasan buatan untuk membantu perawatan di tempat layanan tradisional tidak lagi menjangkau.
HIV Meluas di Pakistan Karena Perawatan Medis Tidak Aman
Infeksi HIV di Pakistan meningkat dan kini terkait dengan praktik medis yang tidak aman. Penyelidikan rahasia menemukan jarum suntik ulang dan prosedur sterilisasi buruk yang memicu wabah lokal dan menyebar ke perempuan serta anak-anak.