Penelitian yang dipimpin oleh tim ilmuwan menunjukkan bahwa neuron aktif melepaskan enzim yang disebut VLK ke ruang antar-neuron. VLK memodifikasi protein pada permukaan sel lain melalui fosforilasi di luar sel, sehingga mengubah interaksi antar protein permukaan dan cara sinyal nyeri dikirim.
Di tikus percobaan, VLK meningkatkan fungsi sebuah reseptor yang terkait dengan nyeri, pembelajaran, dan memori. Ketika VLK dihilangkan dari neuron pengindra nyeri, tikus tidak merasakan nyeri normal setelah operasi, tetapi tetap bergerak dan merespons rangsang secara normal. Sebaliknya, kelebihan VLK memperkuat respons nyeri.
Para peneliti mengatakan pendekatan yang menargetkan enzim ekstraseluler seperti VLK bisa lebih aman daripada memblokir reseptor langsung, karena dapat mengurangi efek samping dan menyederhanakan desain obat. Studi ini melibatkan kolaborator dari beberapa universitas dan mendapat dukungan hibah dari lembaga-lembaga di bawah National Institutes of Health.
Kata-kata sulit
- neuron — sel saraf yang mengirim sinyal dalam tubuhneuron aktif, neuron pengindra nyeri
- enzim — protein yang mempercepat reaksi kimia dalam tubuhenzim ekstraseluler
- fosforilasi — penambahan gugus fosfat pada protein atau molekul lain
- reseptor — protein di permukaan sel yang menerima sinyal
- pengindra nyeri — sel atau neuron yang merasakan rasa sakit
- efek samping — hasil tidak diinginkan dari penggunaan obat atau terapi
- ekstraseluler — berada di luar sel bukan di dalam sel
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda menargetkan enzim ekstraseluler bisa memengaruhi keselamatan pasien dibanding menargetkan reseptor langsung? Jelaskan dengan dua atau tiga alasan.
- Jika Anda mengikuti penelitian ini, eksperimen sederhana apa yang akan Anda lakukan selanjutnya untuk menguji obat yang menargetkan VLK?
- Pikirkan efek samping obat. Bagaimana Anda menilai keuntungan dan risiko jika obat baru hanya mengubah enzim ekstraseluler?
Artikel terkait
Lenacapavir: Suntikan Pencegah HIV Dua Kali Setahun
Lenacapavir adalah suntikan pencegah HIV yang akan tersedia di 120 negara berpenghasilan rendah dan menengah dengan biaya US$40 per tahun. Distribusi direncanakan mulai 2027, namun ada kekhawatiran soal negara yang dikecualikan dan pendanaan.
Dokter Keluarga di Daerah Pedesaan AS Berkurang Sejak 2017
Kekurangan dokter perawatan primer di Amerika Serikat meningkat sejak 2017, dengan penurunan terbesar di daerah pedesaan. Studi menemukan kehilangan bersih 11% dokter keluarga antara 2017 dan 2023 serta perpindahan orang usia 25–44 ke pedesaan.
Merokok kanabis dan diet olahan tingkatkan risiko masalah jantung
Studi laboratorium menemukan merokok hemp (kanabis) dapat melemahkan jantung dan risikonya lebih besar jika orang makan banyak makanan olahan tinggi minyak biji. Kombinasi itu juga melemahkan sistem kekebalan dan perbaikan tubuh.