Fibrosis kistik bisa disebabkan oleh lebih dari 1.000 mutasi berbeda, jadi para peneliti perlu banyak alat penyuntingan. Metode penyuntingan gen saat ini kadang mengubah huruf DNA di sekitar target, sehingga muncul mutasi tidak disengaja.
Masalah besar terjadi ketika banyak basa sitosin berdekatan dalam pola seperti "CC...CC". Editor pasangan basa sebelumnya, termasuk versi dari 2020, kesulitan memilih satu dari beberapa C yang berdekatan.
Tim menyesuaikan segmen penghubung dan melemahkan ikatan editor ke DNA. Dalam uji sel manusia, perubahan tidak disengaja berkurang drastis sementara koreksi yang diinginkan tetap utuh. Penelitian ini masih praklinis.
Kata-kata sulit
- mutasi — perubahan pada materi genetik sel
- penyuntingan gen — cara mengubah urutan DNA dalam sel
- sitosin — salah satu basa kimia dalam DNA
- editor pasangan basa — alat yang mengubah pasangan huruf DNA
- segmen penghubung — bagian pendek yang menghubungkan dua bagian
- melemahkan — membuat sesuatu menjadi kurang kuat
- praklinis — tahap penelitian sebelum uji pada manusia
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut Anda, mengapa penting mengurangi perubahan tidak disengaja dalam penyuntingan gen?
- Apakah Anda merasa aman jika terapi baru masih dalam tahap praklinis? Jelaskan singkat.
- Pernahkah Anda mendengar tentang fibrosis kistik sebelumnya? Ceritakan singkat.
Artikel terkait
Studi Genetika: Banyak Korban Bunuh Diri Tanpa Depresi
Penelitian genetika University of Utah menunjukkan banyak orang yang meninggal karena bunuh diri tidak memiliki depresi atau riwayat psikiatri. Peneliti menganalisis data anonim lebih dari 2.700 kasus untuk menemukan perbedaan risiko genetik.
Sleep apnea yang tidak diobati percepat penuaan jantung
Studi laboratorium pada tikus menemukan bahwa sleep apnea yang tidak diobati—dengan penurunan oksigen berulang—mempercepat penuaan kardiovaskular dan meningkatkan angka kematian. Penulis menekankan pentingnya skrining dini dan pengobatan seperti CPAP.
Studi: Uji Klinis Obat Kurang Mewakili Keberagaman AS
Peneliti dari University of California menelaah 341 uji penting (2017–2023) dan menemukan hanya 6% uji yang mencerminkan komposisi rasial dan etnis AS. Mereka menganalisis tren ketidakwakilan dan merekomendasikan peningkatan keberagaman sejak awal pengembangan obat.