- Imunoterapi membantu tubuh melawan sel kanker tertentu.
- Terapi ini memakai sel T pasien untuk menyerang kanker.
- Para peneliti meneliti reseptor pada permukaan sel T.
- Mereka memakai mikroskop khusus dan kondisi membran tiruan.
- Reseptor itu tertutup saat sel T istirahat.
- Ketika antigen muncul, reseptor membuka dan memanjang.
- Peneliti berharap penemuan ini bisa menyempurnakan terapi.
- Tujuannya membuat lebih banyak pasien mendapat manfaat pengobatan.
- Studi ini diterbitkan oleh tim peneliti di universitas.
Kata-kata sulit
- imunoterapi — pengobatan yang bantu sistem kekebalan melawan kanker
- reseptor — protein di permukaan sel yang menerima sinyal
- membran — lapisan tipis yang membungkus atau melindungi sel
- antigen — zat yang dikenali oleh sistem kekebalan tubuh
- peneliti — orang yang bekerja di laboratorium untuk menemukan fakta
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda pernah melihat mikroskop?
- Apakah Anda tahu arti kata reseptor?
- Apakah menurut Anda penelitian penting untuk pasien?
Artikel terkait
Waktu Hari Memengaruhi Efek Kemoterapi pada Glioblastoma
Penelitian menemukan waktu hari memengaruhi respons glioblastoma terhadap kemoterapi temozolomide. Aktivitas enzim MGMT berubah sepanjang hari, dan waktu biopsi juga dapat memengaruhi penilaian metilasi tumor. Temuan ini mendorong penelitian klinis lanjut pada kronomedisin.
Sel punca tikus dan diapause pada mamalia
Studi di Genes & Development menjelaskan bagaimana sel punca embrionik tikus mempertahankan pluripotensi selama diapause. Peneliti menemukan respons molekuler bersama yang menjaga identitas sel ketika metabolisme dan sinyal pertumbuhan rendah.
Dosis Kemoterapi Lebih Rendah Bantu Pasien Limfoma Usia 80+
Studi menunjukkan pasien limfoma usia 80 tahun ke atas dapat sembuh atau hidup lebih lama dengan dosis kemoterapi yang lebih rendah. Penelitian ini menggunakan data klinik komunitas dan menilai rejimen mini-R-CHOP serta rencana uji klinis baru dengan mosunetzumab.
Penelitian Brown: Target mTOR untuk Obat Kanker Lebih Spesifik
Penelitian dari Brown University menemukan cara memahami dua kompleks protein mTOR. Hasilnya menunjukkan kemungkinan memblokir hanya mTORC2 untuk menghentikan sinyal pertumbuhan kanker tanpa memicu jalur kelangsungan hidup.