Sebanyak 28 peneliti dari berbagai institusi di Meksiko mengeluarkan pernyataan publik dan meluncurkan petisi di Change.org. Mereka meminta pemerintah menyusun peraturan berbasis bukti untuk membedakan tanaman hasil suntingan gen dari organisme hasil rekayasa genetika (GMO).
Mereka menjelaskan bahwa alat seperti CRISPR-Cas dapat mengubah sifat tanaman lebih cepat dan lebih tepat dibanding pemuliaan tradisional. Para peneliti khawatir karena pada bulan Maret Presiden Claudia Sheinbaum menandatangani dekret yang melarang budidaya jagung GMO, dan dekret itu bisa saja ditafsirkan meluas.
Beberapa ilmuwan menekankan perlunya pengawasan dan analisis multidisipliner sebelum keputusan final diambil.
Kata-kata sulit
- ilmuwan — Orang yang melakukan penelitian atau studi ilmu.
- teknologi — Metode dan alat untuk melakukan sesuatu.
- aturan — Peraturan atau hukum yang harus diikuti.
- DNA — Materi genetik di dalam sel.
- tanaman — Organisme hidup yang tumbuh di tanah.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa penting untuk memiliki aturan tentang teknologi gen?
- Apa keuntungan dan kerugian dari penggunaan teknologi editing gen?
- Bagaimana pendapatmu tentang impor tanaman dari negara lain?
Artikel terkait
Kurangnya Bukti Ilmiah Hambat Kebijakan Afrika
Lise Korsten dari African Academy of Sciences mengatakan sedikitnya bukti ilmiah yang dihasilkan di Afrika menghambat pembuatan kebijakan dan membuat benua itu lemah dalam perdagangan. AAS membangun jaringan dan program diplomasi sains untuk mengatasi masalah ini.
Nanopartikel bantu sel punca tingkatkan mitokondria
Para peneliti di Texas A&M University menggunakan nanopartikel berbentuk bunga (nanoflowers) untuk membuat sel punca menghasilkan lebih banyak mitokondria dan mentransfernya ke sel yang menua atau rusak, sehingga memulihkan energi seluler.
Hubungan Saat Ini Mempengaruhi Ingatan Masa Kecil
Penelitian mengikuti hampir 1.000 orang dewasa yang diwawancarai tiga kali selama dua bulan tentang pengalaman buruk sebelum usia 18. Hasil menunjukkan kualitas hubungan sekarang, terutama dengan orang tua, memengaruhi pelaporan ingatan masa kecil.