Penelitian di University of Missouri dipimpin oleh Susie Dai dari College of Engineering dan Bond Life Sciences Center. Tim memodifikasi gen alga sehingga sel alga menghasilkan limonena, minyak alami yang membuat permukaan alga menjadi hidrofobik atau menolak air.
Karena banyak mikroplastik juga bersifat hidrofobik, alga dan mikroplastik cenderung berkumpul bersama dan membentuk gumpalan padat yang kemudian tenggelam. Gumpalan tersebut menciptakan lapisan biomassa yang lebih mudah dikumpulkan daripada partikel yang tersebar di seluruh volume air.
Alga hasil rekayasa dapat tumbuh di air limbah dan menggunakan nutrien berlebih, sehingga membantu membersihkan air saat menangkap plastik. Tim telah membangun bioreaktor skala laboratorium bernama "Shrek" untuk uji kualitas udara, dan mereka berharap dapat mengembangkan sistem yang lebih besar untuk pengolahan air limbah. Studi ini dipublikasikan di Nature Communications.
Kata-kata sulit
- memodifikasi — mengubah susunan atau sifat suatu gen
- limonena — minyak alami beraroma jeruk dari tanaman
- hidrofobik — sifat permukaan yang menolak dan tidak menyerap air
- mikroplastik — potongan plastik kecil yang ada di lingkungan air
- gumpalan — kumpulan padat partikel yang melekat bersama
- biomassa — bahan organik dari tumbuhan atau mikroorganisme
- bioreaktor — alat untuk menumbuhkan organisme dalam skala terkendali
- air limbah — air yang mengandung kotoran atau bahan sisa industri
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda berpikir metode ini aman dan praktis untuk digunakan di kota Anda? Jelaskan alasan singkat.
- Menurut teks, apa keuntungan menumbuhkan alga di air limbah dibandingkan menumbuhkan di air bersih?
- Sebutkan tantangan yang mungkin dihadapi tim saat mengembangkan sistem pengolahan air limbah skala besar.
Artikel terkait
Perubahan Iklim Memperparah Konflik di Mali
Mali sangat rentan terhadap perubahan iklim; antara 1970 dan 2020 terjadi banyak guncangan iklim. Kekeringan, kerusakan lahan dan perekrutan oleh kelompok ekstremis memicu konflik, sementara program lokal dan rekomendasi internasional mendorong ketahanan.
Sensor Protein Baru Membuat Aktivitas Molekuler Terlihat oleh MRI
Peneliti di UC Santa Barbara mengembangkan sensor protein yang dikodekan secara genetik untuk membuat aktivitas molekuler terlihat lewat MRI. Sistem modular ini, bernama MAPPER, berpotensi membantu studi kanker, neurodegenerasi, dan peradangan.
Upaya Menyelamatkan Bilby Besar di Australia
Greater bilby adalah mamalia Australia yang kini terancam (vulnerable). Populasinya menurun karena spesies invasif, predator dan kehilangan habitat; konservasi meliputi penangkaran, area berpagar dan program reintroduksi oleh beberapa organisasi.
Teknologi Magnet untuk Mengatasi Arsenik di India
Dua saudara dari Bihar mengembangkan metode magnetik tanpa bahan kimia (METAL) untuk menghilangkan arsenik dari air tanah. Teknologi itu menjadi produk MARU, sudah memurnikan air dan mendapat pengakuan nasional sebelum masuk pasar komersial.