Peneliti di University of Missouri mengubah gen alga agar menghasilka n limonena, yaitu minyak alami yang memberi aroma pada jeruk. Limonena membuat permukaan alga menjadi menolak air. Karena mikroplastik juga menolak air, alga dan partikel plastik cenderung berkumpul bersama di dalam air dan membentuk gumpalan yang padat.
Gumpalan ini tenggelam ke dasar sehingga lebih mudah dikumpulkan. Alga yang direkayasa dapat tumbuh di air limbah dan memanfaatkan kelebihan nutrien, sehingga membantu membersihkan air. Peneliti berharap pendekatan ini juga bisa mengubah plastik yang dikumpulkan menjadi produk bioplastik. Studi ini diterbitkan di Nature Communications.
Kata-kata sulit
- limonena — minyak alami yang memberi aroma pada jeruk
- menolak — membuat sesuatu tidak menempel atau basah
- mikroplastik — potongan plastik sangat kecil di lingkungan air
- gumpalan — benda padat yang terbentuk dari partikel berkumpul
- limbah — air atau bahan sisa dari kegiatan manusia
- nutrien — zat yang menyediakan makanan untuk tumbuh organisme
- bioplastik — plastik yang dibuat dari bahan biologis, bukan minyak
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda setuju alga dipakai untuk membersihkan air limbah? Mengapa?
- Menurut Anda, apa manfaat mengubah plastik menjadi bioplastik?
- Pernahkah Anda melihat sampah plastik di sungai atau pantai? Ceritakan singkat.
Artikel terkait
Vivien Sansour dan Perpustakaan Benih Palestina
Vivien Sansour mendirikan Perpustakaan Benih Warisan Palestina untuk menyelamatkan benih, tanaman, dan kisah pangan. Proyek itu berbasis di Battir dan menuntut perlindungan budaya serta pengetahuan pertanian di tengah penghancuran lahan.
GIA dan Komunitas Transgender Pakistan: dari Hak ke Keadilan Iklim
Komunitas transgender Pakistan menghadapi diskriminasi lama meski ada perubahan hukum. Organisasi Gender Interactive Alliance (GIA) bekerja memberi layanan, meluncurkan proyek daur ulang dan menghubungkan kesetaraan dengan masalah iklim sejak 2024.