Kanker kolorektal sering gagal merespons imunoterapi yang ada, sehingga tim peneliti mencari pendekatan baru. Mereka memanfaatkan bakteri Listeria monocytogenes yang direkayasa menjadi sangat dilemahkan dengan penghilangan gen virulensi utama, namun masih mampu mengakses sistem imun intestinal.
Berbeda dengan vaksin Listeria sebelumnya yang diberikan intravena, tim ini memberi vaksin secara oral pada model tikus. Perlakuan ini menghasilkan respons sel T CD8 anti-tumor yang kuat di jaringan saluran pencernaan. Vaksin tetap terlokalisasi di usus, tidak menyebar ke organ lain, dan tidak menyebabkan efek samping signifikan seperti penurunan berat badan.
Vaksin sendiri menghambat pertumbuhan tumor lokal pada awalnya, tetapi pengaruhnya jauh lebih besar bila dikombinasikan dengan inhibitor titik pemeriksaan imun. Kombinasi itu mengendalikan tumor secara mendalam dan memicu akumulasi sel T CD8 spesifik tumor di lingkungan tumor.
Peneliti menyimpulkan bahwa strategi ini berpotensi memperbaiki prognosis pasien dengan penyakit lanjut atau metastatik.
Kata-kata sulit
- imunoterapi — perawatan yang memakai sistem kekebalan tubuh
- merekayasa — mengubah organisme secara sengaja di laboratoriumdirekayasa
- melemahkan — membuat sesuatu kurang kuat atau berbahayadilemahkan
- virulensi — kemampuan mikroba menyebabkan penyakit pada inang
- intravena — cara pemberian melalui vena atau pembuluh darah
- sel T CD8 — jenis sel imun yang dapat membunuh sel tumor
- inhibitor — zat yang menghambat atau mengurangi aktivitas tertentu
- akumulasi — pengumpulan sesuatu di satu lokasi atau tempat
- prognosis — perkiraan perkembangan dan hasil penyakit pasien
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut Anda, apa keuntungan utama vaksin oral dibandingkan pemberian intravena dalam konteks ini?
- Bagaimana kombinasi vaksin dan inhibitor titik pemeriksaan dapat memengaruhi pilihan pengobatan untuk pasien dengan penyakit metastatik?
- Apakah Anda punya kekhawatiran tentang penggunaan bakteri yang direkayasa untuk vaksin; jelaskan mengapa iya atau tidak.
Artikel terkait
Atlas sel memetakan penuaan pada tikus
Studi dari Rockefeller University memetakan perubahan seluler pada 21 organ tikus dengan single-cell ATAC-seq pada hampir 7 juta sel. Hasil menunjukkan banyak subtipe sel, pergeseran populasi, sinkronisasi antar organ, dan perbedaan menurut jenis kelamin.