- Ilmuwan di Washington University dan Tsinghua menemukan pola.
- Mereka melihat sel berubah dari sehat jadi sakit.
- Fibrosis adalah bekas luka berlebih pada jaringan.
- Fibrosis bisa merusak hati, paru, ginjal, dan jantung.
- Tim memakai model komputer untuk mencari penyebab.
- Ada titik tipping mekanis pada jaringan.
- Jika jarak antar sel kecil, sel berinteraksi kuat.
- Interaksi ini membuat jaringan padat dan keras.
- Kolagen membentuk pita tegangan yang menghubungkan sel.
- Ikatan silang kolagen meningkat dengan usia dan diet.
Kata-kata sulit
- fibrosis — Bekas luka berlebih pada jaringan tubuh.
- jaringan — Kumpulan sel yang membentuk bagian tubuh.
- kolagen — Protein kuat dalam jaringan yang memberi kekuatan.
- ikatan silang — Hubungan kuat antar serat kolagen di jaringan.
- berinteraksi — Bertemu dan memberi pengaruh satu sama lain.
- model komputer — Program komputer yang meniru sistem atau proses nyata.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu tahu arti kata fibrosis?
- Pernahkah kamu melihat bekas luka besar?
- Apakah menurutmu usia mempengaruhi kesehatan jaringan?
Artikel terkait
Dua faktor risiko demensia: gen dan kerusakan pembuluh darah
Penelitian memeriksa apakah gabungan varian gen APOE ε4 dan tanda kerusakan pembuluh darah di otak (WMH) meningkatkan risiko demensia. Hasil menunjukkan efek kedua faktor bersifat aditif dan kesehatan vaskular dapat dikendalikan.
Antibiotik pada Bayi Ubah Bakteri Usus dan Sel Imun Paru
Penelitian di University of Rochester Medicine menemukan bahwa pemberian antibiotik pada masa awal kehidupan mengubah bakteri usus dan memengaruhi pemrograman sel imun di paru-paru, dengan perubahan yang bisa bertahan hingga dewasa muda.
Internet Kurangi Kesepian pada Perawat Lansia
Penelitian di JMIR Aging menemukan bahwa penggunaan internet yang lebih sering berkaitan dengan tingkat kesepian yang lebih rendah pada perawat informal usia lanjut. Studi menganalisis 3,957 peserta dari California Health Interview Survey 2019-2020.