Ilmuwan dari Washington University in St. Louis dan Tsinghua University menggunakan pemodelan komputasi untuk menemukan alasan fibrosis sering muncul secara tiba-tiba. Mereka menerangkan ada sebuah "titik tipping" mekanis yang mengubah perilaku sel secara mendadak.
Fibrosis adalah bekas luka berlebih yang dapat menyebabkan gagal organ seperti pada hati, paru-paru, ginjal, dan jantung. Ketika jarak antar sel melewati ambang—sekitar beberapa ratus mikrometer—sel mulai berkomunikasi secara mekanis dan bertindak bersama, sehingga jaringan mengeras.
Kolagen di jaringan dapat diselaraskan oleh gaya sel dan membentuk pita tegangan yang mentransmisikan sinyal jauh. Ikatan silang kolagen memengaruhi seberapa mudah serat itu mengeras, dan ikatan silang ini bertambah dengan usia serta dipengaruhi oleh pola makan dan kondisi seperti diabetes.
Kata-kata sulit
- fibrosis — Bekas luka berlebih yang dapat merusak organ
- pemodelan komputasi — Cara memakai komputer untuk membuat model
- ambang — Batas nilai yang menyebabkan perubahan tiba-tiba
- kolagen — Protein di jaringan yang memberi kekuatan
- ikatan silang — Sambungan antar serat yang membuat keras
- memengaruhi — Memberi pengaruh pada sesuatu atau hasilnya
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa fibrosis bisa menyebabkan gagal organ menurut teks?
- Bagaimana pola makan dan kondisi seperti diabetes berhubungan dengan ikatan silang kolagen?
Artikel terkait
Tagatose: gula langka yang dibuat dari glukosa oleh bakteri
Peneliti Tufts mengembangkan cara membuat tagatose, pemanis mirip gula, dengan merekayasa bakteri Escherichia coli. Metode ini menggunakan enzim baru dari jamur lendir dan menghasilkan tagatose lebih efisien, serta aman menurut otoritas kesehatan.
Sleep apnea yang tidak diobati percepat penuaan jantung
Studi laboratorium pada tikus menemukan bahwa sleep apnea yang tidak diobati—dengan penurunan oksigen berulang—mempercepat penuaan kardiovaskular dan meningkatkan angka kematian. Penulis menekankan pentingnya skrining dini dan pengobatan seperti CPAP.
Orang dengan Disabilitas di Perkotaan Saat Pandemi
Selama pandemi COVID-19, orang dengan disabilitas di daerah perkotaan miskin di Kenya dan Nigeria menghadapi masalah besar: layanan kesehatan berkurang, biaya naik, dan banyak kehilangan penghasilan. Peneliti dan advokat minta layanan lebih dekat dan lebih dapat diakses.