- Beberapa orang dewasa mengalami cedera otak traumatik.
- Mereka melakukan latihan dengan permainan komputer.
- Permainan melatih perhatian dan memori.
- Latihan juga melatih kecepatan berpikir.
- Peneliti melihat perubahan pada struktur otak.
- Perubahan itu membuat komunikasi antar neuron lebih baik.
- Hasil menunjukkan otak bisa memperbaiki dirinya sendiri.
- Temuan ini memberi harapan bagi pasien cedera otak.
Kata-kata sulit
- cedera — luka atau kerusakan pada tubuh
- traumatik — berkaitan dengan luka karena benturan kepala
- permainan — kegiatan bermain, bisa dengan komputer
- perhatian — kemampuan fokus melihat atau mendengar
- memori — kemampuan menyimpan dan mengingat informasi
- neuron — sel di otak yang kirim pesan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu melakukan latihan dengan permainan komputer?
- Apakah kamu pikir latihan bisa membantu memori?
- Apakah kamu ingin mencoba latihan seperti itu?
Artikel terkait
Kemarahan dan Ketidakpercayaan Menghambat Respons Ebola di Kongo
Petugas kesehatan di Republik Demokratik Kongo menghadapi kemarahan dan ketidakpercayaan saat merespons wabah Ebola. Per 11 Juni tercatat 635 kasus terkonfirmasi dan 127 kematian; para ahli menekankan kebutuhan respons yang lebih luas dan dukungan komunitas.
Tanda penuaan monosit terkait gejala suasana hati pada depresi
Penelitian menemukan penanda penuaan epigenetik pada monosit berkaitan dengan gejala suasana hati dan kognitif depresi, seperti kehilangan kesenangan dan perasaan putus asa, tetapi tidak terkait gejala fisik. Studi melibatkan wanita dengan dan tanpa HIV.
SEWA: Sistem Peringatan Dini Satelit untuk Afrika
SEWA, sistem peringatan dini berbasis satelit, diluncurkan pada forum tingkat tinggi di Windhoek untuk memperkuat peringatan cuaca dan iklim. Sistem ini meningkatkan akses data dan membangun kapasitas untuk pemerintah, masyarakat sipil, dan komunitas rentan.