- Beberapa orang dewasa mengalami cedera otak traumatik.
- Mereka melakukan latihan dengan permainan komputer.
- Permainan melatih perhatian dan memori.
- Latihan juga melatih kecepatan berpikir.
- Peneliti melihat perubahan pada struktur otak.
- Perubahan itu membuat komunikasi antar neuron lebih baik.
- Hasil menunjukkan otak bisa memperbaiki dirinya sendiri.
- Temuan ini memberi harapan bagi pasien cedera otak.
Kata-kata sulit
- cedera — luka atau kerusakan pada tubuh
- traumatik — berkaitan dengan luka karena benturan kepala
- permainan — kegiatan bermain, bisa dengan komputer
- perhatian — kemampuan fokus melihat atau mendengar
- memori — kemampuan menyimpan dan mengingat informasi
- neuron — sel di otak yang kirim pesan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu melakukan latihan dengan permainan komputer?
- Apakah kamu pikir latihan bisa membantu memori?
- Apakah kamu ingin mencoba latihan seperti itu?
Artikel terkait
Alat untuk Mengurangi Kebencian Partisan di Linimasa X
Peneliti membuat ekstensi yang menata ulang linimasa X untuk menurunkan unggahan bermusuhan tanpa menghapusnya atau bekerjasama langsung dengan platform. Percobaan menunjukkan pengurangan rasa permusuhan dan peningkatan rasa hangat antarpendukung partai.
Antibiotik untuk Anak Langka saat AMR Meningkat
Para ahli memperingatkan sedikitnya pengembangan antibiotik untuk anak sementara resistensi antimikroba (AMR) sudah menyebabkan jutaan kematian. Indeks 2026 menemukan pipeline melambat dan hanya sebagian kecil obat ditujukan untuk anak di bawah lima tahun.
Layar Sentuh Besar Mengganggu Perhatian Saat Mengemudi
Penelitian dengan simulator menunjukkan layar sentuh besar membuat mengemudi dan penggunaan kontrol menjadi lebih buruk saat orang melakukan multitugas. Para peneliti mengukur pandangan, gerakan jari, dan tanda stres lalu menyarankan sensor untuk memantau perhatian pengemudi.