Sebuah tim peneliti membuat vaksin oral dengan menggunakan bakteri Listeria yang dilemahkan. Mereka memberi vaksin lewat mulut pada model tikus kanker kolorektal sehingga vaksin bekerja langsung di usus, tempat kanker berkembang.
Vaksin ini memicu sel T CD8, yaitu sel imun yang dapat menyerang sel kanker. Pada tikus, vaksin tetap di usus dan tidak menyebar ke organ lain. Efek vaksin lebih besar saat dikombinasikan dengan inhibitor titik pemeriksaan imun (obat imun lain). Peneliti melaporkan sedikit efek samping pada hewan uji.
Kata-kata sulit
- vaksin — obat yang melindungi tubuh dari penyakit
- oral — diberi lewat mulut, bukan lewat suntik
- melemahkan — membuat kurang kuat sehingga tidak berbahayadilemahkan
- kanker kolorektal — penyakit ganas di usus besar dan rektum
- sel T CD8 — jenis sel kekebalan tubuh yang menyerang sel kanker
- usus — bagian saluran pencernaan tempat makanan dicerna
- inhibitor — obat yang menghentikan atau mengurangi kerja protein
- efek samping — reaksi tidak diinginkan setelah menerima suatu obat
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa penting vaksin tetap di usus saja? Jelaskan singkat.
- Apakah menurutmu efek samping sedikit pada hewan uji itu baik? Mengapa?
- Apa keuntungan menggabungkan vaksin dengan obat imun menurut teks?
Artikel terkait
Pemimpin Sains Afrika Mendesak Investasi untuk Inovasi Medis
Para pemimpin sains Afrika menyerukan pembangunan dan pembiayaan inovasi medis di benua itu untuk meningkatkan kesehatan dan mengurangi ketergantungan pada dana internasional yang tidak pasti. Mereka juga merekomendasikan reformasi kebijakan dan investasi nasional untuk riset dan pengembangan.
Gagandeep Kang: Vaksin Rotavirus dan Pencegahan Wabah di India
Gagandeep Kang meminta India menyiapkan alat untuk mencegah wabah virus dengan mengembangkan vaksin rotavirus buatan dalam negeri dan memperkuat surveilans. Ia menekankan pentingnya pemerataan vaksin, bukti ilmiah, dan komunikasi sains yang berkelanjutan.
Atlas sel memetakan penuaan pada tikus
Studi dari Rockefeller University memetakan perubahan seluler pada 21 organ tikus dengan single-cell ATAC-seq pada hampir 7 juta sel. Hasil menunjukkan banyak subtipe sel, pergeseran populasi, sinkronisasi antar organ, dan perbedaan menurut jenis kelamin.
Penelitian: Hujan Ekstrem dan Suhu Naik di Beberapa Wilayah Tanzania
Penelitian menunjukkan beberapa wilayah Tanzania menghadapi peningkatan hari hujan sangat ekstrem dan kenaikan suhu, yang berdampak pada pertanian, kesehatan, dan kota. Ahli menyerukan kebijakan lebih kuat dan kesiapsiagaan.