Penelitian baru yang dipublikasikan di Journal of Epidemiology and Community Health menunjukkan bahwa dukungan sosial yang konsisten selama masa kanak-kanak dapat mengurangi risiko kematian dini pada remaja yang mengalami pengalaman masa kecil merugikan. Pengalaman itu meliputi kematian atau ketidakhadiran orang tua, penyalahgunaan zat di rumah, dan kekerasan komunitas.
Para peneliti mengikuti peserta sejak usia sekolah hingga dewasa. Mereka membandingkan laporan anak usia 11 hingga 17 tahun dengan catatan kematian saat peserta berada di usia 40-an. Hasilnya menunjukkan bahwa remaja yang melaporkan pengalaman negatif dan juga mendapat dukungan rendah cenderung meninggal lebih awal.
Penelitian mengaitkan dukungan rendah dengan angka depresi, kecemasan, penggunaan zat, dan perilaku sembrono yang lebih tinggi, yang kemungkinan berkontribusi pada peningkatan risiko kematian dini. Para peneliti menekankan peran keluarga, teman sebaya, dan tenaga sekolah serta merekomendasikan langkah praktis untuk meningkatkan dukungan bagi anak dan remaja.
Kata-kata sulit
- dukungan sosial — bantuan emosional atau praktis dari orang laindukungan rendah, dukungan bagi
- masa kecil merugikan — masa kanak-kanak dengan pengalaman negatifmasa kanak-kanak
- kematian dini — kematian terjadi pada usia lebih muda
- penyalahgunaan zat — penggunaan zat yang berbahaya atau bermasalahpenggunaan zat
- depresi — gangguan suasana hati dengan perasaan sedih lama
- perilaku sembrono — tindakan berisiko tanpa memikirkan konsekuensi bahaya
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa langkah praktis yang bisa dilakukan keluarga atau sekolah untuk meningkatkan dukungan bagi anak dan remaja?
- Bagaimana menurut Anda dukungan teman sebaya dapat membantu remaja yang mengalami pengalaman masa kecil merugikan? Jelaskan singkat.
- Apakah masyarakat perlu program khusus untuk mengurangi kekerasan komunitas dan penyalahgunaan zat? Mengapa atau mengapa tidak?
Artikel terkait
20 Menit Olahraga Dua Kali Seminggu Bisa Memperlambat Demensia
Studi Texas A&M menemukan 20 menit olahraga dua kali seminggu mungkin memperlambat perkembangan demensia pada orang dewasa yang lebih tua. Analisis memakai data Health and Retirement Study Core 2012–2020 dengan 9.714 peserta.
Ketidaksetaraan dan cara menghentikan pandemi
Matthew M. Kavanagh mengatakan ketidaksetaraan membuat masyarakat lebih rentan dan memperdalam pandemi. Ia mengusulkan perubahan pada pembiayaan, teknologi, dan kebijakan sosial, termasuk penghentian sementara utang dan pabrik regional untuk produksi vaksin.