Peneliti di University of Arizona mengembangkan perangkat yang dapat dipakai. Alat ini bertujuan mendeteksi tanda awal kerapuhan pada orang dewasa lanjut usia.
Perangkat berbentuk lengan jala lunak yang dipakai di sekitar paha bagian bawah. Lengan ini memantau percepatan kaki, simetri, dan variabilitas langkah dengan sensor kecil. Perangkat memproses data dengan kecerdasan buatan di dalam alat sehingga hanya hasil analisis yang dikirim lewat Bluetooth. Desainnya dicetak 3D dan dibuat agar hampir tak terlihat oleh pengguna.
Pengolahan di perangkat ini mengurangi kebutuhan internet berkecepatan tinggi. Pengisian nirkabel jarak jauh membuat pengguna tidak perlu mengganti baterai. Deteksi lebih awal dapat membantu klinisi melakukan intervensi pencegahan dan mengurangi risiko jatuh.
Kata-kata sulit
- kerapuhan — keadaan fisik mudah terluka atau lemah
- memantau — melihat atau merekam perubahan secara terus-menerus
- percepatan — perubahan kecepatan benda atau bagian tubuh
- variabilitas — perbedaan atau ketidakrutinan antar langkah berjalan
- kecerdasan buatan — program komputer yang menganalisis data otomatis
- pengisian nirkabel — mengisi daya tanpa sambungan kabel jarak jauh
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda deteksi kerapuhan lebih awal penting? Mengapa?
- Bagaimana perasaan Anda jika alat kesehatan hampir tak terlihat saat dipakai?
- Apakah menurut Anda tidak perlu mengganti baterai itu praktis? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Studi: AI Tidak Membuat Menulis Lebih Mudah bagi Mahasiswa
Sebuah studi menemukan bahwa penggunaan AI generatif sering menambah tuntutan kognitif saat menulis. Peneliti mengikuti mahasiswa dalam kursus tentang AI dan menulis, lalu menyimpulkan AI perlu digunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, peran manusia.
Penelitian: Makanan Ultra-Olah Bisa Bersifat Adiktif seperti Tembakau
Analisis peneliti dari beberapa universitas menyatakan banyak makanan ultra-olahan dirancang untuk mendorong konsumsi berulang dan memiliki kemiripan sifat adiktif dengan produk tembakau. Penelitian ini dipublikasikan di The Milbank Quarterly.