Sebuah uji klinis besar di Amerika Serikat menguji apakah latihan terstruktur dapat mengurangi kabut otak saat pasien menjalani kemoterapi. Semua peserta menerima kemoterapi untuk pertama kali dan dibagi acak ke dua kelompok: perawatan biasa atau program latihan enam minggu bernama EXCAP.
EXCAP adalah program berbasis rumah, murah, dan dipersonalisasi. Peserta mencatat langkah dan latihan. Sebelum kemoterapi pasien biasanya berjalan beberapa ribu langkah per hari. Selama kemoterapi, kelompok latihan umumnya mempertahankan aktivitas lebih baik, sedangkan kelompok perawatan biasa menurunkan langkah. Pasien yang berlatih melaporkan kondisi mental yang lebih tajam. Peneliti menyoroti bahwa intervensi non-farmakologis seperti olahraga dan mindfulness mudah digunakan di rumah.
Kata-kata sulit
- uji klinis — penelitian terkontrol untuk menguji pengobatan atau intervensi
- kabut otak — perubahan pada kemampuan berpikir dan fokus
- kemoterapi — pengobatan kanker dengan obat untuk membunuh sel
- intervensi non-farmakologis — tindakan untuk membantu tanpa obat
- personalisasi — penyesuaian program sesuai kebutuhan tiap orangdipersonalisasi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut Anda, mengapa latihan bisa membantu mengurangi kabut otak?
- Apakah Anda lebih suka program latihan di rumah atau di pusat kesehatan? Mengapa?
- Bagaimana keluarga bisa membantu pasien yang menjalani kemoterapi tetap aktif?
Artikel terkait
AI untuk memperbaiki data penyebab kematian
Para peneliti meluncurkan proyek CODA, alat AI tiga tahun yang didanai Gates Foundation untuk memperbaiki data penyebab kematian di negara berpenghasilan rendah. Alat ini dipakai di komunitas dan fasilitas, dan memberi tingkat keyakinan pada rekomendasi.
Sleep apnea yang tidak diobati percepat penuaan jantung
Studi laboratorium pada tikus menemukan bahwa sleep apnea yang tidak diobati—dengan penurunan oksigen berulang—mempercepat penuaan kardiovaskular dan meningkatkan angka kematian. Penulis menekankan pentingnya skrining dini dan pengobatan seperti CPAP.
Ayam Bertelur Protein: Mengatasi Pembungaan Gen
Peneliti University of Missouri menggunakan CRISPR untuk menempatkan gen pada lokasi khusus di genom ayam. Penanda hijau tetap menyala setelah berbulan-bulan, menunjukkan metode ini bisa menghasilkan garis ayam termodifikasi yang stabil.