Penelitian yang dipublikasikan di Immunity melaporkan bahwa usus memiliki sistem cadangan untuk produksi antibodi IgA. IgA membentuk lapisan pelindung pada mukosa yang menjebak dan menonaktifkan patogen serta mencegah adhesi ke dinding usus.
Untuk mempelajari mekanisme ini, Emily Siniscalco dan rekan menelusuri respons sel B pada tikus setelah imunisasi. Mereka melihat sebagian besar IgA yang muncul dalam tiga minggu pertama tidak berasal dari pusat germinal. Kontribusi IgA dari pusat germinal baru terlihat pada minggu-minggu berikutnya. Yang mengejutkan, IgA dari kedua sumber menunjukkan spesifisitas antigen dan jumlah mutasi yang sebanding.
Analisis hubungan evolusi sel B menunjukkan sering ada leluhur bersama antara IgA dan IgG, menunjukkan kemungkinan perpindahan bertahap dari IgM ke IgG lalu ke IgA. Temuan ini menegaskan redundansi jalur kekebalan usus dan berpotensi membantu pengembangan vaksin mukosa terhadap patogen usus dan pernapasan.
Penelitian ini mendapat dukungan dari National Institutes of Health dan Yale University.
Kata-kata sulit
- antibodi — protein tubuh yang mengenali dan melawan kuman
- mukosa — lapisan tipis di permukaan tubuh yang basah
- pusat germinal — area di kelenjar tempat sel B berkembang
- imunisasi — proses pemberian perlindungan terhadap penyakit
- spesifisitas — kemampuan mengenali satu jenis antigen tertentu
- mutasi — perubahan pada materi gen atau DNA organisme
- redundansi — keberadaan jalur lain yang punya fungsi sama
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda sistem cadangan produksi IgA penting bagi kesehatan usus?
- Jika vaksin mukosa dikembangkan, manfaat apa yang dapat terjadi untuk pencegahan penyakit usus atau pernapasan? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Dua Sistem Terinspirasi Alam untuk Menjaga Panel Surya dari Debu
Peneliti Mesir mengembangkan dua sistem terinspirasi alam untuk membersihkan debu gurun dari panel surya. Satu sistem pakai getaran listrik dan lapisan nano, dan satu lagi digerakkan angin; uji lapang menunjukkan pengurangan kehilangan output.
Pola pikir "semua-atau-tidak sama sekali" pada olahraga
Peneliti menemukan bahwa pola pikir "semua-atau-tidak sama sekali" membuat orang meninggalkan rencana olahraga. Studi ini mengidentifikasi empat unsur pola pikir itu dan memberi saran berpikir ulang agar orang lebih konsisten berolahraga.
Kecerdasan buatan memperluas akses informasi kesehatan seksual
Organisasi dan peneliti di Amerika Latin menggunakan kecerdasan buatan untuk memberi informasi kesehatan seksual dan reproduksi kepada anak muda dan kelompok terpinggirkan. Proyek di Peru dan Argentina mengatasi hambatan bahasa, stigma, dan keterbatasan layanan.
Kutu Manusia dan Wabah Pes di Madagascar
Wabah pes masih terjadi di beberapa negara, terutama Madagascar. Penelitian menemukan kutu manusia (Pulex irritans) berperan dalam penyebaran dan mengaitkan infestasi kutu dengan kebiasaan rumah tangga serta penggunaan insektisida yang berisiko.