Studi gabungan antara sebuah pusat medis di Belanda dan universitas di Tanzania melaporkan bahwa pola makan tradisional Afrika menurunkan tanda-tanda peradangan dan membantu respons kekebalan, sedangkan pola makan Barat meningkatkan peradangan dan mengurangi efektivitas kekebalan terhadap infeksi. Quirijn de Mast, spesialis penyakit menular dan salah satu penulis, mengatakan pola makan termasuk faktor kuat yang berkaitan dengan variasi sistem kekebalan.
Uji klinis melibatkan 77 pria sehat dari Tanzania, baik dari daerah kota maupun pedesaan. Peserta mengikuti berbagai pola makan selama dua minggu: pola tradisional berbasis tanaman, pola Barat, asupan harian mbege (minuman pisang fermentasi), dan kelompok kontrol. Peneliti mengukur fungsi kekebalan, penanda peradangan dalam darah, dan proses metabolik.
Hasil menunjukkan peningkatan protein peradangan dan penurunan efektivitas kekebalan pada peserta yang beralih ke pola Barat, sedangkan yang mengadopsi pola tradisional mengalami penurunan peradangan. Beberapa efek masih terdeteksi empat minggu setelah intervensi. Para peneliti menyorot kurangnya studi di Sub-Sahara Afrika dan menyerukan lebih banyak penelitian serta pedoman diet regional.
Kata-kata sulit
- peradangan — respons tubuh yang menyebabkan pembengkakan atau nyeri
- kekebalan — kemampuan tubuh melawan infeksi dan penyakitkekebalan terhadap
- pola makan — kebiasaan makan seseorang atau kelompok sehari-haripola tradisional, pola Barat
- uji klinis — penelitian pada manusia untuk menguji pengaruh intervensi
- penanda — zat atau ukuran yang menunjukkan kondisi tubuh
- intervensi — tindakan yang diberikan untuk mengubah kondisi peserta
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda atau orang di sekitar Anda lebih sering mengikuti pola makan tradisional atau pola makan Barat? Jelaskan singkat.
- Bagaimana menurut Anda pedoman diet regional bisa membantu kesehatan masyarakat di suatu daerah? Beri satu atau dua alasan.
- Apakah hasil studi ini akan membuat orang mengubah kebiasaan makan mereka dalam jangka pendek? Mengapa atau mengapa tidak?
Artikel terkait
Cara Pakai Kanabis dan Risiko Binge Drinking pada Siswa Kelas 12
Studi dari University at Buffalo menemukan siswa kelas 12 yang memakai dua atau lebih produk kanabis berisiko lebih tinggi melakukan binge drinking baru-baru ini. Merokok, vaping, dan dabbing terkait; edibles tidak terkait.
Kebakaran Los Angeles Januari 2025 dan Lonjakan Kunjungan Kesehatan Virtual
Penelitian menunjukkan kebakaran hutan di Los Angeles pada Januari 2025 menurunkan kualitas udara dan meningkatkan kunjungan kesehatan virtual, terutama untuk masalah pernapasan dan kardiovaskular. Data berasal dari 3,7 juta anggota Kaiser Permanente.
Tambalan Mikronada untuk Memulihkan Jantung Setelah Serangan Jantung
Para peneliti mengembangkan tambalan biodegradable dengan mikronada yang melepaskan interleukin-4 (IL-4) langsung ke permukaan jantung. Pendekatan ini mengubah makrofag menjadi penyembuh, mengurangi jaringan parut, dan menjaga pengobatan tetap lokal.
Sains warga bantu pantau kesehatan dan SDG
Tinjauan ilmiah menemukan sains warga dapat membantu memantau indikator kesehatan dan kesejahteraan yang terkait SDG dan Target Triple Billion WHO. Studi ini menunjukkan potensi besar, contoh praktik, serta tantangan kualitas dan partisipasi.