- Sleep apnea dapat membahayakan jantung dan pembuluh darah pasien.
- Peneliti melakukan eksperimen panjang dengan model tikus di laboratorium.
- Tikus mengalami penurunan oksigen berulang saat waktu tidur aktif.
- Peneliti memantau kesehatan tikus sepanjang masa hidup mereka seluruhnya.
- Tikus yang terpapar hipoksia berkepanjangan meninggal lebih cepat dibandingkan.
- Mereka menunjukkan tanda penuaan lebih cepat pada sistem jantung.
- Contoh tanda termasuk tekanan darah dan fungsi jantung terganggu.
- Diagnosis dini dan pengobatan seperti CPAP penting untuk keselamatan.
Kata-kata sulit
- hipoksia — kondisi kurang oksigen di jaringan tubuh
- peneliti — orang yang melakukan penelitian ilmiah
- terpapar — mengalami kontak atau terkena sesuatu
- penuaan — proses menjadi lebih tua pada tubuh
- pengobatan — tindakan atau obat untuk menyembuhkan sakit
- pembuluh darah — saluran di tubuh yang membawa darah
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah dengar tentang sleep apnea?
- Apakah kamu pernah merasa napas terganggu saat tidur?
Artikel terkait
Media sosial dorong penjualan daging satwa liar di Afrika Barat
Sebuah studi di jurnal One Health memperingatkan media sosial dapat meningkatkan perdagangan daging satwa liar di Afrika Barat. Peneliti menemukan iklan di Facebook, pengalihan ke WhatsApp, dan risiko penyakit yang berpindah dari hewan ke manusia.
Obat TB yang Dihirup Bisa Sederhanakan Pengobatan
Peneliti mengembangkan pengobatan tuberkulosis yang dapat dihirup menggunakan nanopartikel berisi rifampin. Terapi ini menarget paru-paru, diuji pada tikus, dan menunjukkan kesiapan obat lebih lama di paru sehingga mungkin mengurangi frekuensi pemberian dan efek samping.
Diskriminasi Sehari-hari Tinggalkan Jejak pada Sistem Imun
Penelitian menemukan pengalaman diskriminasi sehari-hari berkaitan dengan perubahan pada sistem imun dan tanda penuaan biologis pada orang dewasa AS. Studi memakai survei dan sampel darah dari 6.337 peserta usia 50 tahun ke atas.