Sejumlah peneliti mengembangkan pengobatan tuberkulosis yang dapat dihirup. Mereka menggunakan nanopartikel biokompatibel yang mengenkapsulasi rifampin, obat utama untuk TB, sehingga obat dapat diantar langsung ke paru-paru.
Partikel dirancang agar menempel pada makrofag, yaitu sel imun di paru-paru, dan melepaskan rifampin secara perlahan. Cara ini membantu melawan bakteri yang bersembunyi di sel paru, mengurangi paparan obat ke seluruh tubuh, dan dapat mengurangi efek samping serta menyederhanakan pengobatan.
Dalam uji pada tikus, pengobatan yang dihirup lebih efektif daripada pemberian oral setiap hari dan menjaga kadar obat di paru-paru hingga sekitar satu minggu setelah satu dosis.
Kata-kata sulit
- nanopartikel — Partikel sangat kecil berukuran di tingkat nanometer
- biokompatibel — Tidak berbahaya untuk jaringan hidup tubuh
- mengenkapsulasi — Membungkus atau memasukkan zat ke dalam partikel
- makrofag — Sel imun besar yang ada di paru-paru
- paparan — Kontak atau terkena sesuatu, misalnya obat
- efek samping — Hasil yang tidak diinginkan dari suatu pengobatan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Sebutkan dua keuntungan cara pengobatan yang dihirup menurut teks.
- Apakah menurutmu mengurangi efek samping penting untuk pasien? Mengapa?
- Kamu lebih memilih obat diminum atau dihirup? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Imunisasi RSV Sepanjang Tahun Kurangi Risiko Wabah Musiman
Sebuah studi menemukan bahwa akses imunisasi RSV sepanjang tahun dapat mengurangi kemungkinan wabah musiman besar di AS. Peneliti membandingkan pola di kota dan desa dan merekomendasikan vaksinasi kapan saja untuk wanita hamil dan anak kecil.