WHO dan UNICEF meluncurkan laporan pada 16 Mei tentang akses teknologi asistif. Laporan mengatakan hampir satu miliar anak, orang dewasa dengan disabilitas, dan lansia tidak mendapat alat yang mereka butuhkan.
Perangkat seperti kacamata, alat bantu dengar, dan alat mobilitas banyak tidak tersedia di beberapa negara berpenghasilan rendah dan menengah. Laporan juga menyebutkan bahwa biaya dan jarak menjadi hambatan, sehingga banyak keluarga harus membayar sendiri atau menunggu bantuan.
UNICEF memperingatkan bahwa anak dengan disabilitas menghadapi stigma di sekolah dan kurang mendapat layanan kesehatan dan sosial karena kurangnya akses alat.
Kata-kata sulit
- teknologi asistif — alat dan sistem untuk membantu kegiatan sehari-hari
- disabilitas — keadaan tubuh atau fungsi yang membatasi aktivitas
- alat bantu dengar — perangkat kecil untuk membantu orang mendengar
- alat mobilitas — perangkat yang membantu orang berpindah tempat
- lansia — orang yang sudah berusia tua
- stigma — pendapat negatif atau perlakuan buruk terhadap seseorang
- hambatan — sesuatu yang membuat sulit atau menghalangi tindakan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurutmu alat seperti kacamata mudah diperoleh di kotamu? Mengapa?
- Bagaimana perasaanmu jika seseorang menghadapi stigma di sekolah?
- Apa yang bisa membantu keluarga agar tidak harus membayar sendiri untuk alat?
Artikel terkait
Antibodi Rekayasa untuk Melawan HCMV
Peneliti mengembangkan antibodi rekayasa yang mencegah human cytomegalovirus (HCMV) mengelabui sistem kekebalan. Dalam uji laboratorium antibodi ini mengurangi penyebaran virus, namun masih diperlukan pengujian lebih lanjut sebelum dipakai secara klinis.
Vitamin C Bisa Melindungi Kesuburan dari Bahan Kimia Lingkungan
Penelitian pada ikan medaka menunjukkan bahwa vitamin C mengurangi kerusakan testis dan memperbaiki kesuburan pada ikan yang terpapar kalium perklorat. Temuan ini memberi harapan, tetapi diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia.
Peta Biologis Menghubungkan Sel dan Jaringan Otak
Sebuah studi di Nature Communications menggabungkan pemindaian otak, data genetik, dan pencitraan molekuler untuk menunjukkan bagaimana organisasi seluler dan molekuler membentuk jaringan otak besar. Temuan berpotensi mengubah studi kognisi dan gangguan mental.