Pada Hari Malaria Sedunia yang diperingati 25 April, para pembuat kebijakan menilai Afrika berada pada titik balik. Setelah dua dekade kemajuan—termasuk kenaikan harapan hidup dan penurunan tajam angka kematian anak—tren terbaru menunjukkan stagnasi dan pembalikan pada beberapa indikator.
Pada 2024 Afrika menyumbang lebih dari 270 juta kasus malaria dan hampir 595.000 kematian, sekitar 96 persen dan 97 persen dari total global. Kematian anak yang sempat menurun kini mulai naik lagi. Hampir tiga per empat kematian bayi dan balita melibatkan beberapa kondisi bersamaan, seperti malaria, malnutrisi dan pneumonia.
Selama puluhan tahun banyak sistem bergantung pada program vertikal yang menargetkan penyakit tertentu. Program tersebut menyelamatkan nyawa, tetapi seringkali berjalan terpisah dari struktur nasional dan rentan saat prioritas donor berubah. Fragmentasi ini juga terlihat di ranah penelitian, di mana pendanaan cenderung untuk hasil jangka pendek dan uji coba produk, sementara riset sistem kesehatan dan ilmu implementasi kurang mendapat dukungan.
Contoh praktek terintegrasi muncul di Kenya, di mana keterlibatan komunitas, penelitian dan kebijakan dihubungkan untuk meningkatkan kepercayaan dan kualitas data. Inisiatif seperti CHAMPS memberi data waktu nyata tentang kematian anak dan resistensi antimikroba. Kemajuan vaksin dan strategi imunisasi menyelamatkan setidaknya 1,8 juta nyawa di Afrika pada 2023, namun adopsi cepat bergantung pada sistem regulasi dan distribusi, sehingga harmonisasi lewat lembaga seperti African Medicines Agency menjadi penting.
Penguatan institusi lokal dan penanaman riset ke dalam sistem perawatan adalah prioritas mendesak untuk menutup celah antara bukti dan praktik serta mengurangi kematian yang dapat dicegah.
Kata-kata sulit
- stagnasi — keadaan berhenti atau tanpa kemajuan
- pembalikan — perubahan arah menuju kondisi sebelumnya atau buruk
- malnutrisi — kurangnya gizi yang mempengaruhi kesehatan anak
- program vertikal — program kesehatan yang fokus pada penyakit tunggal
- fragmentasi — kondisi terpisahnya kegiatan atau pendanaan
- implementasi — penerapan pengetahuan atau rencana ke praktik nyata
- harmonisasi — penyelarasan aturan atau prosedur antar lembaga
- institusi lokal — organisasi di tingkat daerah yang mengelola layanan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa penguatan institusi lokal dan penanaman riset ke dalam sistem perawatan disebut prioritas mendesak? Jelaskan dengan dua alasan dari teks.
- Bagaimana harmonisasi melalui lembaga seperti African Medicines Agency dapat mempengaruhi adopsi vaksin menurut artikel?
- Apa risiko yang disebutkan jika pendanaan penelitian tetap fokus pada hasil jangka pendek dan uji coba produk?
Artikel terkait
Peneliti Mengamati Virus Flu Masuk ke Sel Hidup
Peneliti dari Swiss dan Jepang mengembangkan metode mikroskopi baru, ViViD-AFM, untuk melihat bagaimana virus influenza masuk ke sel manusia hidup. Mereka menemukan sel aktif menangkap virus dan metode ini berguna untuk riset obat dan vaksin.
Pencitraan menunjukkan perubahan koneksi otak pada Parkinson
Peneliti menggunakan pemindaian PET untuk mengukur dua penanda otak pada orang sehat dan pasien Parkinson. Mereka menemukan hubungan normal antara penanda itu terganggu pada pasien, sehingga gabungan penanda memberi gambaran perkembangan penyakit lebih jelas.
Cara Aman Mewarnai Telur Paskah dengan Bahan Alami
Melissa Wright dari Virginia Tech memberi saran memakai bahan dapur untuk mewarnai telur Paskah secara aman. Ia juga menjelaskan aturan keamanan pangan, termasuk penyimpanan di bawah 40 derajat Fahrenheit dan konsumsi dalam satu minggu.
Orang dengan Disabilitas di Perkotaan Saat Pandemi
Selama pandemi COVID-19, orang dengan disabilitas di daerah perkotaan miskin di Kenya dan Nigeria menghadapi masalah besar: layanan kesehatan berkurang, biaya naik, dan banyak kehilangan penghasilan. Peneliti dan advokat minta layanan lebih dekat dan lebih dapat diakses.