Pandemi COVID-19 memperdalam kesulitan bagi orang dengan disabilitas yang tinggal di permukiman kumuh di Kenya dan Nigeria. Di Nairobi, misalnya, Anna Nzioka—yang mengalami kecelakaan lalu lintas pada 2017—mengeluhkan jarak ke rumah sakit sekitar 16.8 kilometres dan biaya satu kunjungan hampir 350 shillings. Sensus 2019 di Kenya mencatat 918,270 orang berusia lima tahun ke atas hidup dengan disabilitas, di mana 385,417 hampir 42 persen mengalami gangguan mobilitas.
Pada 2020 pemerintah memberlakukan jam malam dan pembatasan pergerakan; banyak klinik tingkat bawah ditutup atau dialihkan menjadi pusat perawatan COVID-19. Akibatnya akses ke layanan kesehatan menurun, antrean di fasilitas yang tersisa memanjang, dan harga obat meningkat. Kondisi ini diperburuk oleh kemiskinan: biro statistik Kenya menyebut 53 per cent dari 50 million penduduk hidup di bawah US$1.90 a day, sementara di Nigeria pada 2022 empat dari setiap sepuluh orang hidup di bawah garis kemiskinan. Nigeria memiliki populasi 223 million dan sekitar 25 million hidup dengan disabilitas.
Beberapa kisah pribadi menggambarkan dampak langsung: seorang guru dengan cerebral palsy kehilangan pekerjaan dan sempat terinfeksi dua kali, seorang ibu berhenti memberi obat antikejang dan fisioterapi untuk anaknya setelah kehilangan pekerjaan, dan pedagang pasar malam di Lagos kehilangan penghasilan. Studi telepon oleh African Population and Health Research Center di dua kawasan kumuh Nairobi—bagian dari proyek yang melibatkan 1,000 households at each site from 2017 to 2021—menemukan gangguan parah pada akses layanan dan kenaikan biaya.
Para advokat menyoroti bahwa komunikasi dan bantuan sering tidak dapat diakses oleh orang dengan disabilitas sensorik atau mobilitas. Mereka menyerukan agar layanan kesehatan dipindahkan lebih dekat ke permukiman kumuh, kapasitas petugas kesehatan komunitas ditingkatkan, dan bantuan serta informasi didistribusikan secara adil dan dapat diakses oleh semua kelompok.
Kata-kata sulit
- permukiman kumuh — daerah pemukiman padat dan kondisi hidup buruk
- disabilitas — keadaan memiliki keterbatasan fisik atau sensorik
- gangguan mobilitas — kesulitan bergerak atau berpindah tempat
- antrean — barisan orang yang menunggu layanan atau giliran
- fisioterapi — perawatan untuk memulihkan fungsi tubuh lewat latihan
- petugas kesehatan komunitas — tenaga medis yang bekerja di lingkungan setempat
- advokat — orang atau kelompok yang memperjuangkan hak orang lain
- antikejang — mencegah atau mengurangi serangan kejang pada epilepsi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana pembatasan pergerakan dan penutupan klinik selama pandemi memperburuk akses layanan bagi orang dengan disabilitas di permukiman kumuh?
- Langkah praktis apa yang menurut Anda paling efektif untuk membuat bantuan dan informasi kesehatan dapat diakses oleh orang dengan disabilitas?
- Apa dampak kehilangan pekerjaan pada perawatan medis keluarga yang memiliki anggota dengan disabilitas? Berikan contoh dari teks atau pengalaman nyata.
Artikel terkait
Ketidaksetaraan dan cara menghentikan pandemi
Matthew M. Kavanagh mengatakan ketidaksetaraan membuat masyarakat lebih rentan dan memperdalam pandemi. Ia mengusulkan perubahan pada pembiayaan, teknologi, dan kebijakan sosial, termasuk penghentian sementara utang dan pabrik regional untuk produksi vaksin.
Kekhawatiran tentang Polisi dan Risiko Jantung pada Perempuan Kulit Hitam
Studi menemukan hubungan antara kekhawatiran tentang kebrutalan polisi—terutama khawatir soal anak—dengan penanda risiko kardiovaskular pada perempuan kulit hitam di Amerika Serikat. Penelitian ini menggunakan pengukuran ketebalan intima-media karotis sebagai indikator risiko.