Pada Juli 2024 Rwanda mendeteksi wabah Marburg pertama di Kigali. Kasus pertama muncul di sebuah rumah sakit rujukan dan mulai di antara tenaga kesehatan. Menteri Kesehatan Sabin Nsanzimana mengetahui wabah itu saat menghadiri Sidang Umum PBB di New York.
Otoritas kesehatan bekerja cepat bersama WHO dan merevisi anggapan lama bahwa epidemi mulai di pedesaan lalu menyebar ke kota. Rwanda mendirikan pos komando, menyatukan sektor kesehatan dan keamanan, serta menerapkan rencana sepuluh pilar untuk merespons.
Peneliti melakukan sekuensing genom dan menemukan hubungan dengan wabah 2014 serta asal virus dari kelelawar di daerah pertambangan. Tidak ada vaksin atau obat yang disetujui, tetapi Sabin Vaccine Institute mengirimkan sekitar 2.700 dosis investigasional untuk dua uji klinis. Dari 66 kasus terkonfirmasi, 51 pulih dan 15 meninggal. WHO mengumumkan akhir wabah pada November setelah tidak ada kasus baru selama 42 hari.
Kata-kata sulit
- wabah — penyakit yang menyebar cepat di banyak orang
- mendeteksi — menemukan sesuatu lewat pemeriksaan atau tes
- tenaga kesehatan — pekerja medis yang merawat pasien di rumah sakit
- pos komando — tempat pusat koordinasi untuk tanggap darurat
- sekuensing — menentukan urutan bahan genetik suatu organisme
- uji klinis — penelitian obat atau vaksin pada manusia
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Langkah apa yang dilakukan Rwanda untuk merespons wabah?
- Mengapa sekuensing genom penting menurut teks?
- Bagaimana perasaan tenaga kesehatan ketika wabah mulai di antara mereka?
Artikel terkait
Pil KB Kombinasi dan Perubahan Pola Makan
Sebuah studi yang dipublikasikan di JAMA Network Open menemukan hubungan antara pil kontrasepsi oral kombinasi monophasik dan peningkatan makan berlebihan yang terkait emosi. Peneliti mengamati pola makan wanita setiap hari selama beberapa minggu.
Orang tua, organisasi Yunani, dan minum berlebihan di mahasiswa
Studi di jurnal Behavioral Sciences menemukan orang tua yang lebih membolehkan minum terkait dengan mahasiswa yang bergabung dengan fraternity atau sorority dan risiko minum berlebihan. Peneliti menyarankan program pengasuhan dan percakapan tentang risiko.
Cara Pakai Kanabis dan Risiko Binge Drinking pada Siswa Kelas 12
Studi dari University at Buffalo menemukan siswa kelas 12 yang memakai dua atau lebih produk kanabis berisiko lebih tinggi melakukan binge drinking baru-baru ini. Merokok, vaping, dan dabbing terkait; edibles tidak terkait.