Analisis baru menemukan bahwa banyak orang miskin menghadapi masalah akses terhadap pendinginan dan keselamatan dari panas. Gelombang panas menjadi lebih sering dan ini meningkatkan risiko kesehatan dan kematian.
Penelitian dipimpin oleh Giacomo Falchetta dan melihat data dari lebih dari satu juta rumah tangga di 28 negara. Studi tersebut menemukan ratusan juta orang mengalami kekurangan pendinginan dalam berbagai tingkat.
Wilayah yang paling terdampak adalah Asia Selatan dan Sub-Sahara Afrika. Para peneliti menyarankan perbaikan rumah, lebih banyak pohon dan ruang hijau, tempat pendinginan publik, perbaikan air dan sanitasi, kipas efisien, serta rencana kesehatan untuk menghadapi panas.
Kata-kata sulit
- pendinginan — proses atau alat untuk menurunkan suhu ruangan
- gelombang panas — periode cuaca sangat panas yang lama
- risiko — kemungkinan terjadi hal buruk bagi kesehatan
- penelitian — studi atau pekerjaan untuk mencari informasi
- rumah tangga — kelompok orang yang tinggal bersama di rumah
- sanitasi — sistem pembuangan limbah dan kebersihan publik
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Sebutkan dua saran peneliti untuk menghadapi panas.
- Apakah di kotamu ada tempat pendinginan publik? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Peradangan Kaitan dengan Pilihan Bersosialisasi di Media Sosial
Studi menemukan orang dengan peradangan lebih tinggi cenderung berinteraksi lewat media sosial daripada bertemu langsung. Penelitian dipimpin oleh David Lee dari University at Buffalo dan dipublikasikan di Scientific Reports.
Studi: COVID-19 dan Flu Tinggalkan Perubahan Jangka Panjang
Penelitian pada tikus menunjukkan bahwa kasus ringan COVID-19 atau influenza dapat menyebabkan perubahan berkepanjangan di paru-paru. Hanya pada COVID-19 ditemukan peradangan otak dan gangguan pada jalur serotonin dan dopamin.