Sebuah penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial yang konsisten pada masa kanak-kanak dapat mengurangi risiko kematian dini bagi remaja yang menghadapi masalah serius di keluarga atau di lingkungan mereka. Penelitian menelaah pengalaman masa kecil merugikan seperti kehilangan orang tua, penyalahgunaan zat di rumah, dan kekerasan di komunitas.
Studi ini mengikuti peserta sejak usia sekolah sampai dewasa, dan membandingkan laporan anak usia remaja dengan data kematian ketika mereka menjadi dewasa. Peneliti menemukan bahwa remaja yang mengalami pengalaman negatif dan juga memiliki dukungan sosial rendah lebih berisiko meninggal lebih awal.
Para peneliti menyarankan beberapa langkah praktis, misalnya menghabiskan waktu berkualitas, memberi kesempatan bicara tentang perasaan, menghubungkan anak dengan kelompok yang mendukung, dan memperkuat peran sekolah dalam menciptakan lingkungan yang peduli.
Kata-kata sulit
- penelitian — studi untuk mempelajari suatu masalah
- dukungan sosial — bantuan emosional atau praktis dari orang lain
- risiko — kemungkinan terjadi sesuatu yang buruk
- kematian dini — kematian pada usia lebih muda dari biasanya
- penyalahgunaan zat — penggunaan obat atau alkohol yang berbahaya
- menyarankan — memberi saran atau usulan kepada orang lain
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut Anda, mengapa dukungan sosial penting bagi anak yang mengalami masalah?
- Bagaimana sekolah bisa membantu anak yang menghadapi kekerasan atau masalah di rumah?
Artikel terkait
20 Menit Olahraga Dua Kali Seminggu Bisa Memperlambat Demensia
Studi Texas A&M menemukan 20 menit olahraga dua kali seminggu mungkin memperlambat perkembangan demensia pada orang dewasa yang lebih tua. Analisis memakai data Health and Retirement Study Core 2012–2020 dengan 9.714 peserta.
Ketidaksetaraan dan cara menghentikan pandemi
Matthew M. Kavanagh mengatakan ketidaksetaraan membuat masyarakat lebih rentan dan memperdalam pandemi. Ia mengusulkan perubahan pada pembiayaan, teknologi, dan kebijakan sosial, termasuk penghentian sementara utang dan pabrik regional untuk produksi vaksin.