Sebuah penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial yang konsisten pada masa kanak-kanak dapat mengurangi risiko kematian dini bagi remaja yang menghadapi masalah serius di keluarga atau di lingkungan mereka. Penelitian menelaah pengalaman masa kecil merugikan seperti kehilangan orang tua, penyalahgunaan zat di rumah, dan kekerasan di komunitas.
Studi ini mengikuti peserta sejak usia sekolah sampai dewasa, dan membandingkan laporan anak usia remaja dengan data kematian ketika mereka menjadi dewasa. Peneliti menemukan bahwa remaja yang mengalami pengalaman negatif dan juga memiliki dukungan sosial rendah lebih berisiko meninggal lebih awal.
Para peneliti menyarankan beberapa langkah praktis, misalnya menghabiskan waktu berkualitas, memberi kesempatan bicara tentang perasaan, menghubungkan anak dengan kelompok yang mendukung, dan memperkuat peran sekolah dalam menciptakan lingkungan yang peduli.
Kata-kata sulit
- penelitian — studi untuk mempelajari suatu masalah
- dukungan sosial — bantuan emosional atau praktis dari orang lain
- risiko — kemungkinan terjadi sesuatu yang buruk
- kematian dini — kematian pada usia lebih muda dari biasanya
- penyalahgunaan zat — penggunaan obat atau alkohol yang berbahaya
- menyarankan — memberi saran atau usulan kepada orang lain
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut Anda, mengapa dukungan sosial penting bagi anak yang mengalami masalah?
- Bagaimana sekolah bisa membantu anak yang menghadapi kekerasan atau masalah di rumah?
Artikel terkait
Savar Ditetapkan Kawasan Udara Terdegradasi karena Polusi Kiln Batu Bata
Departemen Lingkungan menetapkan Savar Upazila sebagai kawasan udara terdegradasi setelah pemantauan menemukan kualitas udara hampir tiga kali lebih buruk dari standar nasional. Aturan baru mulai September 2025 melarang sebagian pembakaran dan meminta izin untuk pabrik baru.
Ahli: Batasi Gula Tambahan Saat Paskah
Para ahli di Virginia Tech dan peneliti lain memperingatkan bahwa kecenderungan mencari makanan manis meningkat saat Paskah. Konsumsi gula tambahan berlebihan berisiko bagi kesehatan jangka panjang, jadi batasi dan jadikan permen sebagai sesekali saja.
Bakteri Usus Masuk Otak pada Tikus Setelah Diet Berlemak
Peneliti Emory University melaporkan bahwa bakteri dari usus tikus dapat mencapai otak setelah tikus diberi diet tinggi lemak. Studi pada model tikus mengaitkan perubahan mikrobioma, kebocoran penghalang usus, dan jalur lewat saraf vagus.
Afrika butuh surveilans One Health yang terintegrasi
Para ahli mengatakan Afrika memerlukan surveilans terintegrasi untuk manusia, hewan, dan lingkungan karena data terfragmentasi memperlambat deteksi wabah. Studi One Health yang dipimpin CABI mengusulkan investasi, pelatihan, dan kerja sama lintas sektor.