- Para ilmuwan melihat arsenik pada nasi.
- Arsenik itu beracun bagi tubuh.
- Nasi bisa punya lebih banyak arsenik.
- Suhu dan udara berubah memengaruhi padi.
- Banyak orang makan nasi setiap hari.
- Arsenik tinggi bisa sebabkan sakit serius.
- Cara cuci dan masak bisa kurangi arsenik.
- Peneliti mencari cara menanam lebih aman.
Kata-kata sulit
- arsenik — zat kimia yang berbahaya bagi tubuh
- beracun — mempunyai racun; tidak aman untuk makan
- mempengaruhi — membuat sesuatu mengalami perubahanmemengaruhi
- peneliti — orang yang mencari dan meneliti ilmu
- mengurangi — membuat jumlah sesuatu menjadi lebih sedikitkurangi
- menanam — memasukkan bibit di tanah untuk tumbuh
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu makan nasi setiap hari?
- Bagaimana cara kamu cuci dan masak nasi di rumah?
Artikel terkait
Mindfulness membantu pasangan menghadapi masa sulit
Penelitian University of Georgia pada lebih dari 400 pasangan yang menerima bantuan pemerintah menemukan bahwa tingkat mindfulness lebih tinggi berkaitan dengan keyakinan hubungan yang lebih kuat dan kualitas pengasuhan bersama yang lebih baik.
Penyakit Baru Mengancam Terumbu Karang Karibia
Institute of Marine Affairs memperingatkan tentang penyakit Stony Coral Tissue Loss Disease yang menyebar di Karibia dan mengancam banyak spesies karang. IMA melakukan latihan, pengobatan dan pendidikan untuk mempersiapkan kedatangan penyakit ini.
Resistensi antibiotik terkait pertanian di Uganda
Di Uganda, penggunaan antibiotik di peternakan unggas meningkat dan mendorong resistensi antimikroba. Kendala layanan veteriner, biaya tinggi, dan praktik pemberian obat tanpa pengawasan menjadi penyebab utama dan memicu kekhawatiran kesehatan.
Dukungan Sosial pada Masa Kecil Kurangi Risiko Kematian Dini Remaja
Penelitian menemukan dukungan sosial yang konsisten pada masa kanak-kanak mengurangi risiko kematian dini bagi remaja yang mengalami masalah keluarga atau kekerasan di komunitas. Studi ini mencontoh pengalaman masa kecil merugikan dan menyarankan langkah praktis bagi keluarga dan sekolah.