Para peneliti membuat metode untuk menghasilkan genom fag yang sepenuhnya sintetis. Metode ini juga memungkinkan mereka menambah atau menghapus gen individual untuk menguji fungsi gen tersebut.
Tim meniru DNA sintetis berdasarkan dua fag alami yang menyerang Mycobacterium. Salah satu fag, BPs, terdiri dari 40,000 pasangan basa dan digunakan secara klinis untuk mengobati bakteri yang sering menginfeksi orang dengan fibrosis kistik. Fag lain, Bxb1, memiliki 50,000 pasangan basa. Para peneliti membangun setiap genom dalam 12 bagian dan memasukkan potongan itu ke dalam sel yang kemudian menghasilkan fag.
Beberapa genom sulit disintesis karena kadar G dan C tinggi, sehingga metode baru ini dirancang untuk mengatasi masalah tersebut dan mempercepat pencarian fag yang cocok.
Kata-kata sulit
- genom — Seluruh materi genetik dalam sebuah organisme
- sintetis — Buatan di laboratorium, bukan dari alam
- menghasilkan — Membuat atau memproduksi sesuatu di laboratorium
- pasangan basa — Dua molekul yang membentuk struktur DNA
- kadar — Jumlah atau persentase suatu bahan atau unsur
- mempercepat — Membuat proses berjalan lebih cepat
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu setuju menggunakan fag untuk mengobati penyakit? Mengapa atau mengapa tidak?
- Pernahkah kamu belajar tentang DNA atau gen? Ceritakan satu hal yang kamu tahu.
- Mengapa menurutmu mempercepat pencarian fag yang cocok itu penting?
Artikel terkait
Sensor Protein Baru Membuat Aktivitas Molekuler Terlihat oleh MRI
Peneliti di UC Santa Barbara mengembangkan sensor protein yang dikodekan secara genetik untuk membuat aktivitas molekuler terlihat lewat MRI. Sistem modular ini, bernama MAPPER, berpotensi membantu studi kanker, neurodegenerasi, dan peradangan.
AUC dan Minapharm dirikan akademi bioteknologi di Afrika
American University in Cairo (AUC) bekerja sama dengan Minapharm untuk mendirikan akademi bioteknologi yang menghubungkan pendidikan dan kebutuhan industri. Inisiatif ini fokus pada pelatihan praktik, penelitian, dan inovasi di Mesir, Timur Tengah, dan Afrika.
Studi: Uji Klinis Obat Kurang Mewakili Keberagaman AS
Peneliti dari University of California menelaah 341 uji penting (2017–2023) dan menemukan hanya 6% uji yang mencerminkan komposisi rasial dan etnis AS. Mereka menganalisis tren ketidakwakilan dan merekomendasikan peningkatan keberagaman sejak awal pengembangan obat.